MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara bertekad untuk mendorong pembangunan infrastruktur. Hal ini ditunjukkan dengan kunjungan kerja langsung Bupati, H. Shalahuddin, ST., M.T., ke kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Selasa (10/2). Kunjungan ini difokuskan untuk mengawal dan mengakselerasi pelaksanaan program unggulan daerah, Gaspol 11-12.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menegaskan peran sentral Dinas PUPR sebagai ujung tombak pembangunan.
Semua program prioritas, termasuk pembangunan tiga jembatan strategis dan normalisasi sungai, berada di ba wah lengan dinas ini.
“Kesuksesan pembangunan Barito Utara, realisasi dari visi-misi kepemimpinan kami, sangat bergantung pada kinerja Dinas PUPR. Titik beratnya ada di sini,” tegas H. Shalahuddin di hadapan para staf.
Ia kemudian menyampaikan target waktu yang ambisius. Tiga proyek jembatan, yaitu Jembatan Sikan-Tumpung Laung, Jembatan Lemo, dan Jembatan Lahei, yang biasanya memakan waktu pengerjaan hingga satu dekade, ditargetkan harus rampung dalam kurun tiga tahun kepemimpinannya saat ini. Program normalisasi Sungai Bengaris juga menjadi perhatian khusus.
“Tidak ada waktu untuk lengah. Saya ingin budaya kerja baru: cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab. Hanya dengan cara itu pembangunan yang merata dan akuntabel bisa kita wujudkan untuk masyarakat,” ajaknya.
Merespons hal itu, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, S.I.P., M.Si., menyatakan komitmen tinggi seluruh jajarannya.
“Instruksi Bupati menjadi pedoman kami. Kami akan optimalkan semua sumber daya agar setiap program berjalan tepat sasaran dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” kata Iman Topik.
Langkah ini dipandang sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur, dengan harapan dapat membawa dampak positif yang langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Barito Utara. (ren/ko)







