Pangkalan Bun, Kaltengonline.com — Kotawaringin Barat kian memantapkan langkah sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026. Dengan proyeksi kehadiran kontingen dan pendukung yang mencapai puluhan ribu orang, daerah ini menyatakan kesiapan menyeluruh, baik dari sisi teknis pertandingan maupun dukungan non-teknis penunjang penyelenggaraan.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kobar Hj Fatmawati menegaskan, Porprov 2026 merupakan agenda strategis yang menuntut kerja bersama seluruh elemen. Menurut dia, kesiapan daerah tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kenyamanan atlet dan kontingen selama berada di Kotawaringin Barat.
Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari penyiapan venue pertandingan, penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, hingga pembinaan atlet di masing-masing cabang olahraga. Fatmawati menekankan, sinergi antara panitia, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama agar Porprov dapat berjalan sukses dan meninggalkan kesan positif.
Selain aspek pertandingan, KONI Kobar juga memastikan kesiapan akomodasi, transportasi, serta fasilitas pendukung lainnya. Seluruh kebutuhan kontingen dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah disiapkan agar Porprov 2026 dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Kobar H Arif Asrofi menjelaskan, dari 36 cabang olahraga yang direncanakan dipertandingkan dan dilombakan, sebanyak 25 hingga 27 cabang telah memiliki venue siap pakai. Adapun sembilan hingga sepuluh cabang lainnya tengah direncanakan pembangunannya dan ditargetkan rampung pada Juli atau Agustus 2026 untuk mendukung latihan atlet.
Dari sisi akomodasi, Kotawaringin Barat dinilai cukup memadai. Selain hotel dan penginapan, partisipasi masyarakat juga disiapkan melalui penyediaan rumah sewa bagi kontingen. Data alamat dan kontak akan dibuka agar dapat dimanfaatkan oleh daerah peserta sesuai kebutuhan masing-masing.
Kesiapan transportasi juga menjadi perhatian. Layanan transportasi darat, termasuk berbasis aplikasi dan travel antardaerah, disebut telah tersedia. Dukungan transportasi udara dan laut turut memperkuat aksesibilitas menuju Kotawaringin Barat selama pelaksanaan Porprov.
Dengan perkiraan jumlah atlet dan ofisial sekitar 7.000 orang, ditambah suporter dan keluarga atlet, total kehadiran selama Porprov diproyeksikan mencapai puluhan ribu orang. Ajang olahraga yang berlangsung sekitar sepuluh hari ini, dengan beberapa cabang digelar lebih awal, diharapkan menjadi momentum pembuktian kesiapan Kotawaringin Barat sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar di Kalimantan Tengah. (ko)







