Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Ketahanan pangan nasional kian menemukan wujudnya di tingkat desa. TNI Angkatan Udara melalui Lanud Iskandar turun langsung ke Desa Sei Tendang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (9/2/2026), meninjau implementasi program pemberdayaan masyarakat hasil Latihan Pemberdayaan Teritorial TNI AU Tahun Anggaran 2026.
Kunjungan lapangan tersebut dilakukan di kandang ayam pedaging dan kolam budidaya lele milik warga setempat, Topik. Lokasi ini menjadi contoh nyata bagaimana materi pelatihan yang diberikan TNI AU dapat diterapkan secara berkelanjutan, sekaligus memperlihatkan potensi ekonomi rakyat yang tumbuh dari sektor peternakan dan perikanan.
Tak sekadar melihat hasil, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi program serta penguatan kolaborasi antara TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pendekatan tersebut menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak bisa dibangun secara instan, melainkan melalui pendampingan, keberlanjutan, dan keterlibatan aktif warga.
Komandan Lanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, M.Han menegaskan bahwa keterlibatan TNI AU dalam ketahanan pangan merupakan bagian dari komitmen mendukung pembangunan wilayah.
Menurutnya, TNI AU hadir bukan hanya menjaga kedaulatan udara, tetapi juga berkontribusi langsung dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Ketahanan pangan harus dibangun dari rakyat. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat, TNI AU ingin menjadi bagian dari solusi atas tantangan yang dihadapi wilayah, khususnya dalam penguatan pangan,” ujar Danlanud Iskandar.
Ia menambahkan, pemberdayaan potensi lokal melalui peternakan dan perikanan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ketahanan wilayah. Kegiatan tersebut diikuti jajaran Staf Teritorial TNI AU dan personel Lanud Iskandar, serta melibatkan pendampingan dari Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Barat sebagai wujud kolaborasi lintas sektor.







