DPRD Barito Utara Minta Aparat Tindak Tegas Jaringan Narkoba hingga ke Akar

oleh
Anggota DPRD Barito Utara saat menghadiri audiensi bersama Kepala BNNP Kalimantan Tengah di Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (11/2).
Anggota DPRD Barito Utara saat menghadiri audiensi bersama Kepala BNNP Kalimantan Tengah di Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (11/2).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Barito Utara kembali menjadi sorotan. Dalam audiensi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah di Balai Antang, Rabu (11/2), anggota DPRD Barito Utara mendesak agar penegak hukum tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, tetapi juga membongkar jaringan hingga ke tingkat tertinggi.

H. Hadi, legislator yang hadir dalam forum tersebut, menegaskan pentingnya mengusut tuntas jaringan narkotika sampai ke akar. Menurutnya, selama ini yang kerap tertangkap hanya kurir atau pengecer, sementara aktor utama masih bebas beroperasi.

“Jangan sampai masyarakat hanya melihat yang ditangkap itu orang kecil. Yang besar juga harus ditindak. Kalau perlu, kejar sampai ke mana pun mereka bersembunyi,” tegasnya.

Baca Juga:  Barito Utara Butuh Pusat Rehabilitasi Pecandu Narkotika yang Layak

Audiensi di Balai Antang itu turut dihadiri Bupati H. Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie, Sekda Drs. Muhlis, serta para camat se-Barito Utara. Pertemuan tersebut menjadi wadah diskusi sekaligus penyamaan persepsi dalam menjalankan program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

Al Hadi menilai, perang melawan narkoba tidak boleh dilakukan setengah hati. Ia mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan BNN, khususnya dalam penguatan intelijen serta pengungkapan kasus-kasus besar.

“Kita ingin generasi muda Barito Utara terselamatkan. Karena itu, langkahnya harus tegas dan terukur. Jika perlu, bentuk tim khusus yang fokus memburu bandar,” pungkasnya. (ren/ko)