Bupati Katingan Pantau Harga  Bahan Pokok

oleh
Bupati Katingan Saiful, ketika turun langsung ke lapangan untuk memantau harga bahan pokok di pasar Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah, Selasa (17/2) lalu.
Bupati Katingan Saiful, ketika turun langsung ke lapangan untuk memantau harga bahan pokok di pasar Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah, Selasa (17/2) lalu.

KASONGAN, Kaltengonline.com – Menjelang bulan suci ramadan, Bupati Katingan Saiful, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk memantau harga dan ketersediaan stok bahan pokok di Pasar Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah, Selasa (17/2). Langkah ini diambil guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1447 H.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sejumlah komoditas pangan mulai merangkak naik. Harga beras, gula pasir, dan minyak goreng menunjukkan tren peningkatan. Kondisi serupa terjadi pada sektor protein hewani, di mana harga ikan nila, ikan patin, dan ayam ras terpantau lebih tinggi dari harga normal.

Selain kenaikan harga pada sembako, komoditas sayuran yang didatangkan dari luar daerah seperti kol, kentang, dan wortel juga mengalami kenaikan berkisar antara Rp2.000 hingga Rp5.000 per kilogram. Namun, yang menjadi perhatian serius adalah kelangkaan stok telur ayam ras. Sejumlah pedagang mengaku kesulitan mendapat pasokan karena distribusi dari daerah penyuplai terhambat. “Distribusi dari daerah pemasok seperti Palangkaraya, Sampit, dan Banjarmasin dilaporkan lebih banyak terserap untuk kebutuhan perayaan Imlek. Sehingga pasokan ke wilayah Tumbang Samba berkurang,” ungkap salah satu pedagang kepada Bupati.

Baca Juga:  Program TP PKK Katingan Harus Berdampak Nyata, Fokus Stunting dan Ekonomi Keluarga

Menanggapi temuan tersebut, Bupati Saiful menegaskan agar para pedagang tidak menaikkan harga secara berlebihan yang dapat memberatkan ekonomi rumah tangga. Dia juga menginstruksikan para distributor untuk memprioritaskan ketersediaan stok telur ayam maupun bebek selama bulan puasa. “Pemerintah daerah akan terus memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok secara berkala. Kita ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga yang signifikan,” ujar Saiful di sela-sela dialognya dengan para pedagang.

Pemerintah Kabupaten Katingan berkomitmen untuk terus melakukan langkah antisipatif, termasuk koordinasi dengan lintas sektor, guna memastikan rantai distribusi pangan tetap lancar hingga Idul Fitri mendatang. (eri/ko)