SAMPIT, Kaltengonline.com – Seluruh anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyambut positif kunjungan reses anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr Agustin Teras Narang, yang digelar di ruang Paripurna DPRD Kotim, Jumat (27/2). Forum tersebut dihadiri jajaran OPD, para camat, lurah, hingga kepala desa yang secara terbuka menyampaikan aspirasi serta persoalan di wilayah masing-masing.
Ketua DPRD Kotim, Rimbun, menilai kehadiran Teras Narang menjadi momentum strategis bagi daerah. Sejak pagi, rangkaian agenda reses diisi dengan kunjungan ke BNNK setempat, dialog lintas sektor, hingga pertemuan resmi di ruang Paripurna untuk menyerap langsung suara masyarakat melalui perwakilan DPRD, OPD, serta para camat.
“Bagi kami ini momen yang sangat berarti. Kehadiran Bapak Teras Narang sebagai anggota DPD RI sekaligus tokoh Kalimantan Tengah membuka ruang diskusi yang produktif. Persoalan di lapangan kami sampaikan, dan langsung mendapat respons serta arah solusi,” ujar Rimbun.
Ia menegaskan, seluruh masukan yang mengemuka dalam forum tersebut tidak akan berhenti sebagai catatan seremonial. DPRD Kotim berkomitmen menindaklanjutinya melalui konsultasi dan advokasi ke pemerintah pusat, baik lewat jalur DPD RI maupun DPR RI perwakilan Kalteng.
“Kami akan dorong ke tingkat pusat melalui Bapak Teras Narang di DPD RI, juga berkoordinasi dengan rekan-rekan di DPR RI dan DPD RI. Aspirasi ini harus naik kelas menjadi kebijakan,” tegasnya.
Terkait kebutuhan pembangunan, Rimbun menyebut infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah paling mendesak di Kotim. Selain perbaikan dan peningkatan konektivitas jalan, forum juga menyoroti penguatan sektor pendidikan, layanan kesehatan, dukungan untuk pertanian dan perkebunan, hingga pemerataan akses jaringan listrik di desa-desa.
Ia berharap dukungan konkret dari pemerintah provinsi serta rekomendasi kuat dari perwakilan daerah di pusat agar berbagai persoalan tersebut segera mendapatkan solusi yang terukur.
“Kami minta dukungan penuh, baik dari Gubernur maupun wakil kita di DPD dan DPR RI, agar kebutuhan riil masyarakat Kotim bisa segera direalisasikan,” pungkasnya.
Rimbun menambahkan, penguatan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat menjadi kunci agar aspirasi warga Kotawaringin Timur tidak berhenti sebagai wacana, melainkan benar-benar terwujud dalam program pembangunan nyata di lapangan. (bah/ans/ko)







