Bupati Kotim Kebut Perbaikan Akses Jalan Menuju Sekolah Rakyat

oleh
oleh
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H. Halikinnor (tengah), bersama Pj Sekda Umar Kaderi dan Kepala Dinas Sosial Hawianan, m meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Wengga Metropolitan, Senin (22/6).
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H. Halikinnor (tengah), bersama Pj Sekda Umar Kaderi dan Kepala Dinas Sosial Hawianan, m meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Wengga Metropolitan, Senin (22/6).

SAMPIT, Kaltengonline.com – Menjelang beroperasinya Sekolah Rakyat di kawasan Wengga Metropolitan pada Juli 2026, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor, bergerak cepat memastikan kelayakan infrastruktur penunjang. Ia menginstruksikan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera mengecek dan memperbaiki akses Jalan Lingkar Utara menuju kawasan pendidikan tersebut.

​Instruksi tegas ini disampaikan Halikinnor, seusai meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat, Senin (22/6). Ia mendapati, masih ada sejumlah ruas jalan yang perlu segera ditangani agar mobilitas belajar mengajar kelak berjalan lancar, aman, dan nyaman.

​”Masih ada akses jalan masuk dari Lingkar Utara yang perlu diperbaiki. Saya sudah meminta tim Dinas PU segera turun ke lapangan, mengecek kondisi jalan, dan menentukan bagian mana saja yang harus segera dieksekusi,” ujar Halikinnor.

​Selain menyoroti infrastruktur jalan, orang nomor satu di jajaran Pemkab Kotim ini menyampaikan, apresiasi tinggi atas progres pembangunan gedung sekolah yang dinilainya melampaui target.

​Diketahui, pengerjaan proyek tersebut dikebut siang dan malam secara bergantian, dengan melibatkan sekitar 65 staf dan lebih dari 100 pekerja bangunan.

Baca Juga:  Halikinnor Antar Kotim Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut

​”Saya sangat puas melihat perkembangannya. Dikerjakan siang malam tanpa kendala berarti, progresnya sangat menggembirakan. Bahkan, beberapa ruang kelas yang kami tinjau sudah rampung dengan hasil akhir yang memuaskan,” katanya bangga.

​Bupati menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah pusat, untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Oleh karena itu, Pemkab Kotim berkomitmen total mendukung kelancaran sarana dan prasarana penunjangnya.

​Dia membeberkan, fasilitas yang dibangun di sekolah tersebut sangat representatif. Nantinya, para peserta didik tidak sekadar mendapatkan pendidikan gratis, melainkan juga disediakan asrama guna mendukung pembentukan karakter.

​”Seluruh kebutuhan siswa ditanggung penuh oleh pemerintah. Mulai dari tempat tinggal di asrama, makan, perlengkapan belajar, hingga kebutuhan sehari-hari disiapkan secara gratis. Kita patut bersyukur Kotim dipercaya merealisasikan program mulia ini,” paparnya.

​Melalui kehadiran Sekolah Rakyat, Halikinnor berharap anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki kesempatan setara untuk mengenyam pendidikan yang layak.

​”Tujuan akhirnya adalah melahirkan generasi muda Kotim yang unggul dan mampu mendongkrak kualitas sumber daya manusia di daerah kita,” pungkasnya. (bah/ko)