PANGKALAN BUN, kaltengonline.com — Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali digelar untuk membantu mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Sebanyak 800 kilogram natrium klorida (NaCl) atau garam disemai ke wilayah sasaran, Minggu (27/9/2026).
Operasi tersebut dijalankan Satuan Tugas Udara (Satgasud) Lanud Iskandar menggunakan pesawat Cessna 208 Caravan dengan registrasi PK-YNA.
Penyemaian awan menyasar wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan Kotawaringin Timur. Pesawat beroperasi pada ketinggian sekitar 8.000 hingga 12.000 kaki, menyesuaikan kondisi atmosfer dan kebutuhan operasi.
Misi penerbangan dimulai dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin. Setelah menjalankan penyemaian, pesawat menuju Pangkalan Bun sebelum kembali ke Banjarmasin. Seluruh rangkaian penerbangan dilaporkan berlangsung aman dan lancar.
Komandan Lanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto selaku Dansatgasud Karhutla turut mengoordinasikan operasi udara tersebut. OMC dilakukan untuk meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang menjadi sasaran.
Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Barat Samuel menyambut baik pelaksanaan OMC. Menurutnya, dukungan operasi udara menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla, terutama saat kondisi kemarau meningkatkan risiko kebakaran.
OMC juga dilakukan bersamaan dengan penanganan karhutla dari darat. Upaya tersebut meliputi pemantauan titik panas, pemadaman, pembasahan lahan gambut, patroli, serta pengawasan wilayah rawan kebakaran.
Penyemaian awan dilakukan berdasarkan kondisi atmosfer, potensi pertumbuhan awan, arah angin, titik panas, dan kebutuhan pembasahan wilayah rawan karhutla.(bob)






