Layanan Kesehatan 24 Jam di Palangka Raya Dikebut, RT Diminta Aktif Sisir Warga

oleh
oleh
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat mengunjungi titik lokasi ketersediaan tabung oksigen untuk warga.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat mengunjungi titik lokasi ketersediaan tabung oksigen untuk warga.

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus memperkuat penanganan kesehatan bagi masyarakat, khususnya dalam penyediaan ketersediaan oksigen dan layanan darurat medis. Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa fasilitas dan tim medis kini diturunkan secara masif berbasis skala kelurahan.

Fairid menjelaskan, untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan medis secara cepat, tim kesehatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat disiagakan secara intensif di lapangan.

“Kita bagi per wilayah dulu, termasuk skala kelurahannya. Misalkan hari ini, tim kesehatan dari puskesmas terdekat langsung masuk, seperti dari Puskesmas Kereng maupun Marina Permai,” kata Fairid Naparin, Kamis (24/9).

Orang nomor satu di Kota Cantik ini menekankan agar pelayanan medis tidak hanya berfokus pada siang hari, melainkan harus tetap siaga penuh hingga malam hari. Ia juga meminta seluruh pengurus RT untuk tidak ragu melaporkan kondisi warganya yang membutuhkan penanganan medis tingkat lanjut.

“Keinginannya jangan hanya siang, malam hari juga harus ada pelayanan. Kepada para ketua RT, silakan berkoordinasi apabila ada warga yang perlu dirujuk, baik ke IGD sementara maupun langsung ke rumah sakit,” tegasnya.

Guna mendukung percepatan penanganan dan evakuasi darurat, Fairid mengimbau masyarakat luas untuk memanfaatkan saluran darurat gratis milik Pemko Palangka Raya melalui Call Center 112.

“Warga mohon diinformasikan bahwa kita punya Call Center 112. Ini sangat vital terutama untuk akses ambulans, evakuasi, dan kondisi darurat malam hari. Jika di kelurahan belum ada penanganan langsung, Call Center 112 menjadi jembatan utamanya,” jelas Fairid.

Sebagai langkah nyata di lapangan, Pemko Palangka Raya terus menambah titik-titik pelayanan kesehatan darurat agar bisa beroperasi hingga malam hari. “Hari ini ada penambahan Rumah Oksigen di enam kelurahan, ditambah tiga posyandu baru yang langsung kita siapkan untuk melayani warga,” pungkasnya. (afa/ans/ko)