MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan kepentingan masyarakat, dalam postur Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Hal tersebut ditegaskan eksekutif, saat menyampaikan Pidato Jawaban Pemerintah atas Pemandangan Umum Fraksi- Fraksi DPRD, dalam Rapat Paripurna III Masa Sidang I, di Ruang Sidang Paripurna setempat, Rabu (30/9).
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Hj Henny Rosgiaty Rusli, dengan didampingi Wakil Ketua I, H Benny Siswanto. Turut hadir jajaran anggota dewan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Mewakili Bupati H Shalahuddin, Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan AMd, memberikan apresiasi tinggi atas seluruh pandangan, masukan, dan saran yang diberikan oleh pihak legislatif. Ia menyebut, catatan dari fraksi-fraksi dewan merupakan fondasi penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Kami mengapresiasi seluruh masukan fraksi terhadap Raperda APBD 2027. Ini menjadi bagian dari komitmen bersama kita untuk memastikan jalannya pemerintahan yang efektif, bersih, dan berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Felix membacakan amanat bupati.
Dalam rancangan APBD 2027 tersebut, Pemkab Barito Utara memfokuskan arah kebijakan pada penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), percepatan digitalisasi layanan pajak dan retribusi, pembenahan tata kelola aset daerah, hingga pengetatan pengawasan di sektor pertambangan maupun perkebunan.
Sementara dari sisi belanja, prioritas kucuran dana akan diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, intervensi penanggulangan kemiskinan dan stunting, perluasan infrastruktur konektivitas, serta program pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Eksekutif juga menjamin program unggulan daerah seperti pendidikan gratis 16 tahun dan beasiswa kedokteran tetap aman dalam porsi anggaran tahun depan.
Langkah strategis tersebut, dirancang khusus untuk memperkokoh kemandirian fiskal daerah tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik. Pemerintah berjanji akan menjaga keseimbangan porsi belanja agar setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD benar-benar tepat sasaran.
Menutup penyampaiannya, pemerintah daerah menyatakan kesiapan penuh untuk menyongsong tahapan pembahasan Raperda APBD 2027 selanjutnya bersama jajaran legislatif.
“Kami siap melanjutkan pembahasan anggaran ini bersama DPRD melalui semangat musyawarah dan kemitraan yang harmonis. Harapan kita bersama, instrumen APBD 2027 ini kelak mampu mengakselerasi pembangunan demi mewujudkan Barito Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya. (ren/ko)






