PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Karakteristik lahan gambut Kota Cantik masih menguji ketangguhan tim gabungan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Guna memastikan kobaran api tak kian meluas, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin turun langsung menembus pekatnya asap di kawasan Jalan Merdeka, Senin (12/10).
Kunjungan lapangan di wilayah lingkar luar tersebut tak sekadar pantauan rutin. Fairid ingin memastikan strategi pemadaman berjalan presisi sekaligus membakar semangat sekitar tujuh hingga delapan regu personil gabungan yang tak kenal lelah berjibaku di titik api.
“Saya turun langsung untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus memberikan semangat kepada tim. Kita bersama-sama menghadapi dan menangani kebakaran ini secara maksimal agar api bisa segera dipadamkan,” tegas Fairid di sela-sela peninjauan.
Menundukkan si jago merah di atas lahan gambut memang bukan perkara mudah. Api yang menyusup ke dalam perut bumi membuat pemadaman memerlukan teknik memutar dan pemantauan ekstra ketat.
Menurut Fairid, pergerakan titik api yang dinamis harus terus diantisipasi, terutama yang berpotensi mendekati permukiman warga. Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama agar keselamatan masyarakat tetap terlindungi.
Tak hanya fokus pada darat dan kobaran api, perhatian Fairid juga tertuju pada ancaman kabut asap yang mulai mengintai kesehatan warga. Ia menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan (faskes).
“Pemerintah harus memastikan perlindungan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan beriringan dengan upaya pemadaman di lapangan,” tambahnya.
Selain di Jalan Merdeka, penanganan intensif juga terus digempur di sejumlah wilayah rawan lainnya, seperti Kelurahan Kameloh Baru, Kelurahan Kalampangan, hingga kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 38. Seluruh personel di tingkat kecamatan diminta tetap siaga penuh memetakan kondisi riil wilayah masing-masing.
Di akhir peninjauannya, Fairid mengapresiasi dedikasi tinggi para petugas yang menjadi benteng pertahanan daerah dari ancaman karhutla. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan para pejuang di lapangan serta berharap guyuran hujan segera turun membasahi bumi Tambun Bungai. (afa/ans/ko)






