Bupati Shalahuddin Sidak RSUD Muara Teweh, Tuntut Nakes Disiplin

oleh
oleh
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT (tengah), didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, serta Kepala Dinas Kesehatan, Simamoraturahman, meninjau langsung sejumlah fasilitas dan progres pelayanan di RSUD Muara Teweh, Rabu (22/10).
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT (tengah), didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, serta Kepala Dinas Kesehatan, Simamoraturahman, meninjau langsung sejumlah fasilitas dan progres pelayanan di RSUD Muara Teweh, Rabu (22/10).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Bupati Barito Utara (Barut), H Shalahuddin ST MT memimpin langsung apel pagi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, Rabu (22/10). Agenda pembinaan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, serta Kepala Dinas Kesehatan, Simamoraturahman.

Dalam arahannya, Shalahuddin menegaskan, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Ia mendesak, seluruh jajaran RSUD untuk mengoptimalkan waktu kerja demi melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

“Disiplin bukan sekadar datang tepat waktu, tetapi bagaimana kita memastikan setiap menit yang dimiliki benar-benar digunakan untuk melayani masyarakat. Pelayanan kesehatan menyangkut hajat hidup orang banyak, tidak boleh main-main,” tegas Shalahuddin di hadapan peserta apel.

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Batara ini juga menekankan, urgensi pelayanan yang profesional, cepat, dan responsif. Rumah sakit pelat merah tersebut dituntut mampu memberikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi setiap warga yang datang berobat.

“RSUD Muara Teweh harus menjadi contoh nyata bagaimana pelayanan publik dijalankan dengan hati. Profesionalisme, kecepatan, dan keramahan harus menjadi ciri khas kita. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa dipersulit,” urainya.

Usai memimpin apel, Bupati beserta rombongan langsung meninjau sejumlah ruangan dan fasilitas medis. Inspeksi ini bertujuan mengevaluasi kondisi pelayanan secara faktual, mulai dari kesiapan alat, kebersihan lingkungan, hingga kenyamanan ruang tunggu pasien. Manajemen RSUD pun langsung diinstruksikan untuk membenahi titik- titik yang dinilai masih kurang optimal.

“Hasil peninjauan ini menjadi bahan evaluasi bersama. Apa yang sudah baik harus dipertahankan, sedangkan yang kurang harus segera diperbaiki. Saya tidak ingin ada pembiaran terhadap kekurangan yang berdampak pada turunnya kualitas layanan,” sentil Shalahuddin.

Melalui evaluasi langsung tersebut, pemerintah daerah memastikan komitmennya dalam menyokong peningkatan kualitas RSUD, baik dari sisi penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun pemenuhan sarana dan prasarana.

“Dukungan pemerintah tidak akan pernah berhenti. Namun, saya minta komitmen seluruh jajaran rumah sakit juga sejalan. Bersama-sama kita wujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk masyarakat,” tutup Bupati.

Dengan pembinaan berkelanjutan ini, RSUD Muara Teweh diharapkan tampil lebih profesional, responsif, dan senantiasa mengutamakan keselamatan pasien di setiap aspek pelayanan. (ren/ko)