kaltengonline.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melakukan aksi pemantauan lokasi rawan terjadinya genangan air di Kota Palangka Raya, Senin (17/10).
Kali ini pihaknya melakukan pemantauan debit air di daerah Kecamatan Pahandut, Kelurahan Panarung khususnya di daerah Jalan Jati dan sekitarnya, yang merupakan daerah rawan banjir.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, seputaran jalan jati memang tergenang air akibat hujan yang terjadi semalaman penuh hingga pagi. Debit air sekitar 15 sentimeter.
“Setelah kami telusuri penyebab terjadinya genangan air ini adalah akibat drainase di sekitar Jalan Jati ini kotor dan tersumbat, sehingga akan kami agendakan kegiatan pembersihan drainase di Jalan Jati,” ungkapnya kemarin
Sambungnya, genangan air tersebut bahkan menyebabkan salah satu sekolah yaitu MTS Muslimat NU tergenang air, bahkan hingga memasuki ruangan kelas, meski begitu pihak sekolah menyatakan.
Tidak terganggu proses belajar mengajarnya, meskipun kondisi ruang kelas tergenang sedikit air. “Kita akan sampaikan ke pimpinan bapak Wali Kota, lurah dan camat setempat tentang hasil pemantauan kami hari ini,” terangnya. (ahm/ans/ko)







