PALANGKA RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya terus ber gerak melaksanakan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). Kali ini, petugas Regsosek menyasar tunawisma yang berada di beberapa lokasi yang ada di Kota Palangka Raya, salah satu nya bermukim di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Km 14 Tjilik Riwut.
“Sasaran pendataan Regsosek kali ini adalah tunawisma atau yang tidak memiliki rumah dan yang berada di emperan toko. Dan kenapa kami memilih pada malam hari, karena biasanya malam hari itu mereka semua pasti akan kembali ke tempat mereka semula,” kata Kepala BPS Kota Palangka Raya, Amos Adam Residul saat ikut mendampingi petugas Regsosek melakukan pendataan di TPA yang merupakan tempat pembuangan sampah ini, Sabtu (29/10) malam
“Selain itu juga biasanya orang-orang itu, kalau siang pasti keluar untuk beraktivitas, jadi saat malam hari dia sudah berada di rumah, jadi kesempatan itu lah dipakai petugas untuk melakukan pendataan Regsosek,” tegasnya.
Amos menjelaskan, pada malam hari itu pendataan Regsosek tidak hanya pihaknya laksanakan di sekitar TPA Km 14, tetapi pihaknya juga me lakukan pendataan bagi masyarakat yang ada di pasar mini depan Universitas Palangka Raya. “Kemudian kita temui satu di Flamboyan atas, di depan Tambun Bungai,” terangnya.
Mengenai data tunawisma di Palangka Raya, Amos menjelaskan, pihak BPS tidak memiliki data tersebut, karena pendataan Regsosek yang pihaknya lakukan saat ini untuk mendapatkan informasi mengenai sosial ekonomi, kondisi perumahan dan sanitasi air bersih, serta tingkat kesejahteraan dan informasi sosial ekonomi lainnya. .
“Untuk registrasi sosial ekonomi selanjutnya, kami juga akan mendatangi pantipanti sosial, panti jompo dan rumah sakit orang dengan gangguan jiwa di Bukit Rawi,” tutupnya. (kom/yud/b5/aza/ko)







