ASN Harus Persiapkan Diri untuk Memegang Jabatan Struktural

oleh
oleh

KASONGAN-Seluruh ASN putra putri daerah yang mengabdikan diri di Pemerintah Kabupaten Katingan harus mempersiapkan diri untuk menempati jajaran struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan.

Pasalnya, jika tidak siap, akan sulit bagi unsur pimpinan dalam menempatkan orang pada jabatan tertentu.

“Misal seperti jabatan Kabag Hukum Setda Katingan. Kita mau tidak mau mengisinya diperbantukan dari Kejaksaan Agung RI. Pejabat fungsional, untuk membantu kita,” kata Sekda Kabupaten Katingan Pransang, ketika memimpin apel di Kantor Satpol PP Kabupaten Katingan baru-baru ini.

Sebab, lanjut dia, orang yang menempati jabatan tersebut haruslah orang-orang yang benar-benar menguasai, tahu aturan tentang hukum, praktek Peradilan, dan sebagainya.

“Sebab ini salah satu jabatan strategis yang memang harus menguasai hukum,” kata dia.

Diungkapkan Sekda, jabatan tersebut sudah cukup lama tidak diisi oleh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan. Untuk jabatan tersebut, dalam beberapa tahun terakhir diisi oleh pihak dari Kejaksaan.

Baca Juga:  Bupati Katingan Pantau Harga  Bahan Pokok

“Ini kita lakukan agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan maksimal. Terutama berkaitan dengan permasalahan hukum,” terangnya.

Oleh sebab itulah, bagi ASN yang lulusan sarjana hukum, Pransang minta, harus benar-benar memacu dan menguasai ilmu hukum. Sehingga kualitas diri sebagai seorang lulusan sarjana hukum, bisa lebih baik. Jika memang ingin duduk untuk menjadi Kabag Hukum Setda Katingan. Di Kabupaten Katingan ini memang banyak yang lulusan sarjana hukum. Namun setelah dianalisa dan mengevaluasi, banyak yang tidak sanggup.

“Bahkan ada yang telah dipercaya untuk menjadi Kabag Hukum, tapi tidak pernah masuk ruang kerja Kabag Hukum sampai dia purna tugas. Dia mengakui sendiri. Karena dia merasa ditunjuk. Sehingga dia tidak mengerti apa-apa terhadap tugasnya. Jadi inilah kondisi kita. Menjadi beban bagi Pemerintah Daerah. Sehingga kita mau tidak mau harus memberdayakan dari luar,” tandasnya. (eri/art/ko)