SAMPIT-Pemerintah Kecamatan Seranau Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengelar apel siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan juga gelar pasukan dan peralatan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Camat Seranau Juliansyah dan juga dihadiri oleh kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotim Multazam, Kapolsek Ketapang Kompol Reza, Babinsa, Dinas Pemadam Kebakaran dan Peyelamatan, Balai Penyuluh Pertanian Kabupaten Kotim, dan sejumlah Masyarakat Peduli Api (MPA), Regu Serbu Api (RSA) Kecamatan Seranau.
Camat Seranau mengatakan, Apel Siaga Karhutla ini menindaklanjuti arahan Pemerintah Kabupaten Kotim agar kecamatan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah dan menanggulangi karhutla dengan mengoptimalkan kesiapan hingga di tingkat desa.
“Saat ini Kecamatan Seranau Sudah membentuk Satgas Karhutla dengan melibatkan semua unsur, termasuk TNI dan Polri. Satgas kecamatan nantinya akan memantau dan mengoordinasi pos-pos karhutla di desa dan kelurahan. di Kecamatan Seranau ini ada empat desa dan satu kelurahan,” kata Juliansyah, Rabu (7/6).
Menurutnya Kecamatan Seranau termasuk wilayah yang rawan akan bencana karhutla dikarenakan sebaran lahan gambutnya cukup luas. Untuk itu kecamatan yang terletak di seberang pusat Kota Sampit ini meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah dan menanggulangi bencana karhutla.
“Acara apel bersama juga diisi pembacaan ikrar dan penandatanganan komitmen bersama semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama mencegah dan menanggulangi bencana karhutla,” ujar Juliansyah. (bah/ans/ko)







