TP PKK Batara Lomba Panginan Sukup Simpan

oleh
oleh
PENILAIAN LOMBA : Ketua TP PKK Barito Utara Hj Sri Hidayati didampingi Ketua DPRD Hj Mery Rukaini dan Ketua GOW Nila Sari saat menilai masakan peserta lomba masak atau lomba panginan sukup simpan di rumah jabatan bupati setempat, Kamis (13/7).

MUARA TEWEH – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara mengadakan lomba masak atau lomba panginan sukup simpan yang diikuti peserta dari TP PKK kecamatan se-Barito Utara, organisasi wanita dan organisasi masyarakat. Ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Barito Utara tahun 2023 yang dilaksanakan di rumah jabatan bupati setempat, Kamis (13/7) lalu.

“Sebagai wujud rasa syukur bahwa Kabupaten Barito Utara telah merayakan hari jadinya yang ke-73 dan juga sebagai momentum untuk memahami budaya dalam melestarikan kearifan lokal dan keanekaragaman pangan yang telah dimiliki sejak nenek moyang pada zaman dahulu,” kata Ketua TP PKK Barito Utara Hj Sri Hidayati.

Dijelaskannya, panginan sukup simpan adalah sajian makan yang beraneka ragam khas Dayak Kalimantan Tengah yang disajikan dalam satu tempat khusus dan biasanya berbentuk seperti tumpeng sehingga bisa disebut dengan tumpeng Dayak Kalimantan.

Baca Juga:  BNNP Kalteng dan Pemkab Barito Utara Perangi Narkoba, Siapkan Pusat Rehabilitasi

Menurutnya, panginan sukup simpan ini disajikan secara lengkap mulai dari menu wajib, menu pilihan dan menu pelengkap. Untuk jenis pangan, sumber karbohidrat, sumber protein juga sumber vitamin dan mineral.

“Lomba panginan sukup simpan ini bertujuan untuk menggali potensi dan kreativitas peserta sekaligus memasyarakatkan dan mempromosikan masakan tradisional khas Dayak Kalimantan Tengah menjadi masakan unggulan dengan cita rasa yang memuaskan, penyajian yang menarik dengan kemasan sehat modern dengan kandungan gizi yang seimbang,” kata Sri Hidayati.

“Secara khusus, saya minta kepada kader PKK dan organisasi wanita yang ada di daerah ini untuk dapat memasyarakatkan betapa pentingnya melestarikan makanan khas dayak Panginan Sukup Simpan ini yang merupakan bagian dari kekayaan budaya daerah kita,” pungkasnya. (ko)