TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) terus melakukan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan. Termasuk menyediakan sumber daya manusia. Seperti, terus memprogramkan beasiswa membantu biaya kuliah anak warga Bartim mencetak dokter.
Bupati Bartim Ampera AY Mebas menyampaikan, setiap tahun pemda mengalokasikan anggaran untuk lulusan Bartim dan memiliki kemampuan akademik masuk kuliah kedokteran. Hingga saat ini, ada kurang lebih 60 orang yang telah dibiayai. “Dari enam puluh orang itu ada yang sudah lulus, studi, dan internsip,” kata bupati Bartim, Selasa (8/8).
Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah itu menambahkan, program pemerintah daerah membiayai lulusan sekolah untuk menjadi dokter akan terus ditingkatkan dan berlanjut.
Mereka yang telah lulus diharapkan bisa mengabdi di Bartim.
“Mereka ditempatkan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan milik daerah yang nanti minimal sudah ada tiga orang setiap puskesmas,” ujar bupati dua periode itu.
Menurutnya, kesiapan untuk menempatkan tenaga medis setiap puskesmas guna merealisasikan pelayanan kesehatan pelosok yaitu dokter masuk desa. Setiap bulan, mereka memberikan pelayanan melalui kunjungannya ke pustu. “Sarana prasarana dan SDM yang mumpuni adalah prioritas yang terus dikejar supaya masyarakat bisa merasakan manfaat pelayanan kesehatan lebih baik, “ pungkasnya. (ko)







