kaltengonline.com – Monitoring ke desa-desa di pedalaman Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas dilaksanakan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Yohanes ST. Dalam monitoring tersebut, Yohanes menemukan sejumlah hal dari aspirasi Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat, khususnya terkait bidang pendidikan.
“Informasi dari warga, bahwa tenaga pengajar dalam beberapa bulan ini hampir tidak pernah hadir di ruang kelas dan untuk mengajarpun Pj Kepala Desa (Kades),” ucap Yohanes.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas ini, menambahkan memang ada tenaga pendidik yang baru, namun sekali hadir ke kantor desa, apalagi bermalam di desa sangat tidak pernah.
“Dengan ini kami sampaikan, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Organisasi Perangkat Desa (OPD), dan camat segera mengevaluasi aparaturnya jangan ada pembiaran,” jelas Politisi akrab disapa Anes ini.
Anes menerangkan, seperti di Desa Tumbang Muroi disampaikan kadesnya, bahwa gurunya sudah 2 tahun ini tidak pernah lagi hadir mengajar ke desa tersebut dan sudah sangat dikeluhkan masyarakat.
“Dapat segera ditindaklanjuti dan menjadi perhatian untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (alh/ans/ko)







