Fokus Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi

oleh
oleh
Sigit K Yunianto

DPRD Kota dan Pemko Palangka Raya Susun RPJD

kaltengonline.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya kembali melaksanakan Sidang Paripurna Ke 6 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023/2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Palangka Raya, Senin (3/6). DPRD Kota Palangka Raya beserta Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya membahas beberapa agenda utama sekaligus.

Pembahasan pertama yakni perihal pidato pengantar Wali Kota Palangka Raya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RJPD) Kota Palangka Raya 2025-2045. Kemudian dilanjutkan penyampaikan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap pidato pengantar Wali Kota Palangka Raya.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto yang juga memimpin sidang paripurna, menjelaskan RPJD merupakan rencana program pembangunan jangka panjang untuk dua puluh tahun ke depan. Dan pastinya disesuaikan dengan karakteristik geografis Kota Palangka Raya.

“Untuk menciptakan sinergi tersebut, Pemerintah perlu merancang program-program pembangunan jangka panjang, khususnya untuk periode 2025-2045. Hal ini penting agar dapat merumuskan program utama yang sesuai dengan kondisi geografis Kota Palangka Raya,” ucapnya pada pihak media.

Baca Juga:  Perencanaan 2027 Harus Padukan Aspirasi Musrenbang dan Pokir DPRD

Karena RPJD itu berjangka panjang, maka tahapan dilaksanakannya akan direncanakan secara berkelanjutan. Lima tahun pertama akan diikuti oleh lima tahun berikutnya, dan seterusnya. Pembangunan infrastruktur dan pengembangan di sektor ekonomi menjadi fokus utama dalam RPJD.

“Contohnya adalah destinasi wisata, yang harus diperhatikan. Kita perlu melihat bagaimana pertumbuhan ekonomi di Kota Palangka Raya. Misalnya, kita sudah harus mempertimbangkan pembangunan waterfront city di tepi Sungai Kahayan. Itu adalah salah satu aspek yang juga harus dimasukkan,” lanjut Sekretaris DPD Partai PDI-P Provinsi Kalteng tersebut.

Sebab, Kota Palangka Raya harus mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, hal tersebut perlu dimasukkan ke dalam program jangka panjang.

“Selain itu, mengingat anggaran di setiap daerah itu terbatas, maka program ini harus direncanakan bersama sejak sekarang,” terangnya. (ham/ans/ko)