kaltengonline.com – Hingga saat ini bangkai Kapal KM Satya Kencana III yang karam di Pelabuhan Panglima Utar Kumai tidak kunjung terangkat. Padahal Dharma Lautan Utama (DLU) dalam jumpa persnya sendiri beberapa waktu lalu menargetkan akan diangkat paling lama dua minggu setelah kejadian. Kondisinya dari awal hingga saat ini masih dalam posisi yang sama.
Kepala KSOP Kumai Hary menegaskan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan tim evakuasi. Memang target dari tim yang melakukan evakuasi kapal ini sendiri satu bulan. Mengingat banyaknya kendaraan khususnya truk fuso yang terjebak di dalam kapal yang karam itu. Perlu berbagai cara untuk mengangkat muatan terlebih dahulu baru dilakukan pengangkatan KM Satya Kencana III.
Dan saat ini sudah empat truk yang tenggelam sudah bisa diangkat dari dasar laut dan diapungkan,” ujarnya, Kamis (10/11).
Dia memperkirakan pada akhir minggu ini bangkai kapal KM Satya Kencana III sudah bisa ditegakkan atau dikembalikan ke posisi normal. “Memang tidak ada kendala terkait evakuasi hanya saja target untuk evakuasi agak lama,” katanya.
Hary mengharapkan agar dalam minggu ini kapal bisa berdiri dan nantinya tidak menggangu arus lalu lintas penumpang kapal lainnya. Diakuinya dengan kondisi kapal yang karam ini aktivitas penumpang dan kapal sandar sangat terganggu. Berkaitan dengan hasil investigasi yang dilakukan oleh KNKT belum dapat disampaikan. Mengingat penyelidikan ini sendiri memakan waktu paling cepat tiga bulan.
“KNKT hanya mencari penyebab kapal KM Satya Kencana III karam, mereka tidak mencari siapa yang salah dan benar. Apapun hasilnya nanti mereka yang menyampaikan,” ujarnya.(son/uni/ko)







