Ketika Wamen Diktisaintek RI, Prof Dr Stella Christie Berkunjungan ke Katingan

oleh
oleh
Wakil Menteri Diktisaintek RI Prof Dr Stella Christie, didampingi Bupati Katingan Saiful, Wakil Bupati Katingan Firdaus, serta pejabat lainnya. Ketika berkunjung ke Kota Kasongan, Kabupaten Katingan, Jumat (12/9).

Selain itu, beasiswa juga disiapkan bagi lulusan yang berhasil menembus perguruan tinggi terbaik di dunia. Baik di luar negeri maupun didalam negeri, telah disiapkan beasiswa penuh. “Ini bukan program main-main, ini adalah program yang sudah dipikirkan sejak lama oleh bapak Presiden,” tegas Prof Stella.

Dia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalteng dalam hal ini Kabupaten Katingan yang berhasil menempati peringkat 5 dari berbagai daerah yang mengusulkan diri untuk mendapatkan program pembangunan Sekolah Garuda. Sebab pembangunan sekolah Garuda baru, tidak sembarangan lokasi yang akan dipilih. Kemudian tidak akan lebih dari 20 sekolah Garuda baru di Indonesia yang dibangun sampai tahun 2029.

Usai memaparkan sekilas tentang SMA Garuda. Wakil Menteri Diktisaintek RI Prof Dr Stella Christie dan rombongan, didampingi Bupati Saiful dan Wakil Bupati Katingan Firdaus, langsung ke lapangan melihat empat lokasi yang telah diusulkan sebelumnya.

Dari empat lokasi yang dikunjungi, lokasi 1 di belakang Kantor Satpol PP dan Damkarmat Kabupaten Katingan yang dinilainya paling strategis. Disisi lain lokasi itu dipinggir jalan dan lebih dekat akses dengan komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Katingan. “Tanah di sini lebih liat, berbeda dengan tiga lokasi lain yang bergambut. Sehingga lebih mudah dalam membangun pondasi,” ujar Prof. Stella kepada wartawan.

Dia lebih tertarik dilokasi tersebut, dibandingkan tiga titik lainnya yang telah diusulkan. Prof Stella menilai Katingan memiliki peluang besar untuk mendapatkan program ini. Hasil keputusan terkait persetujuan atau tidak di Katingan, akan diambil dalam satu hingga satu setengah minggu ke depan. “Karena tim sebelumnya juga sudah melakukan peninjauan, dan Katingan telah memiliki data yang lengkap dari kontes terbuka oleh Mendagri sebelumnya. Kami bisa bergerak cepat, untuk mengambil keputusan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Saiful Berharap Program Undian Bank Kalteng Pacu Budaya Menabung

Disisi lain dia juga melihat Katingan memiliki nilai historis yang kuat. Karena berdekatan dengan tempat pertapaan Tjilik Riwut objek wisata Bukit Batu, seorang tokoh pahlawan dari Kalimantan Tengah yang juga berasal dari Katingan. Hal ini dianggap bisa menjadi identitas dan “marwah” bagi Sekolah Garuda. Kini keputusan akhir ditangan Menteri Diktisaintek RI, dan Presiden RI.
Namun jika misalnya disetujui, pembangunan fisik akan segera diproses dan ditargetkan selesai pada Juni 2027. Sehingga Sekolah Garuda dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2027-2028. Prof Stella juga mengatakan, pembangunan sekolah unggulan SMA Garuda ini memang membutuhkan lahan seluas 20 hektare. Namun hanya 2,01 hektare yang akan digunakan untuk bangunan. Sisanya, sekitar 18 hektare, akan dipertahankan sebagai area alami.

Rencananya, area alami ini akan dimanfaatkan untuk kerja sama dengan masyarakat dan universitas sebagai tempat penelitian atau perkebunan. “Jika diputuskan di Katingan, maka kerja sama dengan Universitas Palangka Raya dan masyarakat akan sangat baik. Kami ingin menciptakan konsep yang saling menguntungkan,” jelas Prof Stella. Konsep ini diharapkan memberikan manfaat bagi semua pihak.(bud)