MUARA TEWEH, kaltengonline.com – Agenda Gathering Badan Usaha 2025 yang diselenggarakan BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh di Balai Antang, bulan lalu, menjadi wadah penting untuk memperdalam kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan penyelenggara jaminan sosial dalam meningkatkan kualitas perlindungan kesehatan bagi pekerja.
Anggota DPRD Barito Utara, Naruk Saritani, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata komitmen bersama dalam memperluas cakupan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Gathering ini bukan sekadar forum sosialisasi, tapi ruang konsolidasi tanggung jawab moral dan hukum dunia usaha dalam menjamin kesehatan pekerjanya,” ujarnya.
Naruk menegaskan bahwa pekerja merupakan aset pembangunan daerah yang harus dilindungi. Ia menyebut jaminan kesehatan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang perlu dijalankan secara konsisten. “Tenaga kerja yang sehat akan bekerja dengan produktif. Memberikan mereka perlindungan kesehatan adalah investasi, bukan beban,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar sektor UMKM lebih aktif mendaftarkan karyawannya sebagai peserta JKN, mengingat masih banyak pelaku usaha kecil yang belum optimal menjalankan kewajibannya. Naruk berharap kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin dan disertai evaluasi terhadap pencapaian konkret. “Kita harapkan kegiatan ini tidak hanya jadi seremonial tahunan, tapi benar-benar mendorong peningkatan kepesertaan JKN, terutama dari UMKM yang masih belum tersentuh,” tandasnya.(ko)







