Didi Hartoyo: ASN Harus Jadi Teladan Perangi Peredaran Narkoba

oleh
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, H Didi Hartoyo .
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, H Didi Hartoyo .

KUALA KAPUAS, KALTENGONLINE.COM – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas H Didi Hartoyo menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi teladan utama dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Penegasan ini disampaikan menyusul pelaksanaan tes urine bagi pejabat Eselon II dan III yang digelar Pemkab Kapuas melalui Badan Kesbangpol bekerja sama dengan BNN Provinsi Kalimantan Tengah belum lama tadi.

Menurut Didi, kegiatan deteksi dini tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga integritas birokrasi. Ia menyatakan bahwa tes urine bukan hanya upaya pengawasan internal, tetapi juga sinyal bahwa pemerintah tidak menoleransi praktik penyalahgunaan narkotika di lingkungan aparatur.

Ia menyebut ASN, terutama pejabat struktural, harus mampu menjadi figur yang memberikan contoh nyata kepada masyarakat. “Jika aparaturnya bersih, maka masyarakat akan lebih percaya bahwa pemerintah benar-benar memerangi narkoba,” tegas Didi.

Didi menambahkan bahwa komitmen ASN terhadap kehidupan bebas narkoba juga akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik. “Aparatur yang bersih, disiplin, dan sehat akan bekerja lebih optimal serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata Didi.

Ia juga menyoroti bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berdampak pada moral, kinerja, dan bahkan stabilitas pemerintahan. Oleh sebab itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara berlapis melalui edukasi, pembinaan, serta pemeriksaan berkala seperti tes urine.

Baca Juga:  DPRD Kapuas Ajak Masyarakat Jaga Hasil Pembangunan Kota

Didi mengingatkan bahwa peredaran narkoba kini sudah masuk hingga pelosok desa, sehingga dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan keluarga harus membangun benteng sosial untuk menekan peredaran barang haram tersebut.

Ia juga mendorong agar program sosialisasi bahaya narkoba diperluas ke sekolah, kampus, dan komunitas pemuda. Menurutnya, generasi muda merupakan kelompok yang rentan terpapar sehingga harus terus diberikan pemahaman dan pendampingan.

Lebih lanjut, ia meminta agar Pemkab Kapuas menjalankan tes urine secara konsisten dan tidak hanya satu kali. Pemeriksaan berkala dianggap penting untuk memastikan aparatur tetap berada dalam jalur yang benar serta memberikan efek deterrent bagi siapa pun yang mencoba melanggar.

Didi menegaskan, bahwa DPRD Kapuas mendukung penuh setiap langkah pemerintah daerah dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba. Ia berharap sinergi lintas sektor terus diperkuat agar Kapuas benar-benar menjadi daerah yang bersih dari narkotika. (art/ko)