Sekolah Rakyat Kapuas Perluas Akses Pendidikan Warga Kurang Mampu

oleh
oleh
Paripurna: Anggota DPRD Kabupaten Kapuas saat mengikuti rapat paripurna belum lama tadi.
Paripurna: Anggota DPRD Kabupaten Kapuas saat mengikuti rapat paripurna belum lama tadi.

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kapuas pada 2026 dinilai menjadi langkah konkret dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Program yang didukung penuh Kementerian Sosial RI dengan alokasi anggaran sebesar Rp250 miliar ini diharapkan mampu menjawab kesenjangan layanan pendidikan di daerah.

Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Yetty Indriana menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat Kapuas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi instrumen penting untuk memastikan hak setiap anak memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Yetty juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas yang dinilai sangat serius mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat. Hal itu terlihat dari langkah nyata Bupati Kapuas yang melakukan koordinasi langsung dengan Menteri Sosial RI hingga akhirnya Kapuas ditetapkan sebagai salah satu daerah penerima program pembangunan Sekolah Rakyat.

“Keseriusan pemerintah daerah menjadi faktor penting. Koordinasi langsung dengan pemerintah pusat membuktikan bahwa Kapuas siap menjalankan program ini,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Kapuas telah menyiapkan lahan seluas sekitar 30 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat beserta fasilitas pendukungnya. Ketersediaan lahan tersebut menunjukkan kesiapan daerah dalam menyukseskan program strategis nasional yang menyasar kelompok masyarakat rentan.

Baca Juga:  Sekda dan Kadis PUPR Absen, DPRD Kapuas Soroti Rapat Pansus LHP BPK

Selain menyediakan lahan, pemerintah daerah juga berkomitmen mendukung kelancaran pembangunan dan operasional Sekolah Rakyat melalui sinergi lintas perangkat daerah. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan sekaligus memastikan program berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Yetty berharap Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat belajar formal, tetapi juga pusat pembinaan karakter dan keterampilan bagi peserta didik. Dengan konsep pendidikan yang terintegrasi, lulusan Sekolah Rakyat diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Sekolah Rakyat di Kapuas diharapkan mampu menjadi contoh pemerataan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat kurang mampu, sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.

“Sekolah Rakyat ini diharapkan benar-benar membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (art/ko)