Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), H. Rudi Imam Gunawan, menegaskan bahwa pers yang sehat merupakan fondasi penting bagi tegaknya demokrasi sekaligus kekuatan bangsa di era digital. Penegasan itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.”
Menurut Rudi, Senin (9/2), tema tersebut mencerminkan tantangan nyata yang tengah dihadapi dunia pers saat ini. Perkembangan teknologi digital telah mempercepat arus informasi, namun di sisi lain juga memunculkan risiko penyebaran hoaks, disinformasi, hingga kaburnya batas antara fakta dan opini. Dalam situasi itu, pers dituntut tetap hadir sebagai sumber informasi yang tepercaya.
Ia menekankan bahwa integritas, profesionalisme, dan independensi harus menjadi prinsip utama insan pers. Tanpa ketiga nilai tersebut, pers akan mudah terjebak dalam kepentingan sesaat yang justru merugikan publik. “Pers harus tetap berpihak pada kebenaran dan kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.
Rudi juga menilai pers memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan publik dan memastikan jalannya pemerintahan tetap transparan serta akuntabel. Melalui kerja jurnalistik yang berimbang dan berbasis data, pers dapat menjadi jembatan komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.
Di tengah tekanan ekonomi media dan persaingan platform digital, ia berharap insan pers tidak mengorbankan kualitas demi kecepatan atau sensasi. Justru di era digital inilah, kata Rudi, publik membutuhkan jurnalisme yang mendalam, kontekstual, dan bertanggung jawab.
Peringatan HPN 2026, menurutnya, harus menjadi momentum refleksi bersama bagi insan pers dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan pers yang sehat dan kuat, ia optimistis demokrasi akan semakin matang, ekonomi kian berdaulat, dan bangsa Indonesia mampu melangkah lebih kokoh menghadapi tantangan zaman.(bob)







