Kebakaran Lahan di Kobar. Respons Cepat TRC BPBD Padamkan Api

oleh
oleh
Kebakaran lahan terjadi di kawasan Jalan DPR, Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin malam, 2 Maret 2026

Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Jalan DPR, Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin malam, 2 Maret 2026. Api dilaporkan muncul di lahan kosong dan sempat menimbulkan asap tebal yang mengkhawatirkan warga sekitar.

Laporan pertama diterima Pos Komando TRC BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat pada pukul 22.15 WIB. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua RT setempat setelah melihat adanya titik api di lokasi kejadian. Tak lama berselang, laporan diteruskan ke pimpinan untuk segera ditindaklanjuti.

Sekitar pukul 22.30 WIB, Tim Reaksi Cepat BPBD bergerak menuju lokasi atas perintah Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Andan Santana. Setibanya di lokasi, petugas mendapati kondisi lahan masih menyisakan beberapa titik api kecil disertai asap tebal, menandakan kebakaran belum sepenuhnya padam.

Upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan secara intensif hingga dini hari. Api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 00.59 WIB. Luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 20 x 50 meter, dengan jenis lahan mineral dan material terbakar berupa semak belukar serta pepohonan. Tipe kebakaran tercatat sebagai kebakaran permukaan.

Baca Juga:  Cerita Haru Usai Tarawih: Anak Tersesat Berhasil Dipertemukan Kembali oleh Lanud Iskandar

Dalam penanganan tersebut, BPBD didukung Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, relawan MPA Kecamatan Kumai, komunitas Huma Singgah Itah, serta warga pemilik lahan. Sejumlah peralatan dikerahkan, mulai dari mobil tangki suplai air, mesin pemadam portabel, selang, hingga nosel. Seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Andan Santana menegaskan bahwa kecepatan laporan warga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penanganan. “Laporan masuk dengan cepat dan langsung ke pos komando, sehingga api bisa ditangani sebelum meluas,” ujarnya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan partisipasi masyarakat dalam mencegah kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Kumai.(bob)