Pangkalan Bun,kaltengonline.com – Keseriusan Kotawaringin Barat dalam menyambut Porprov Kalimantan Tengah 2026 kian nyata. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat mulai menggerakkan pembangunan infrastruktur olahraga dengan menyiapkan sembilan venue yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada Maret 2026.
Total anggaran daerah yang disiapkan mencapai sekitar Rp22 miliar, mencakup pembangunan fasilitas baru hingga rehabilitasi venue olahraga yang telah ada. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar memastikan kesiapan Kobar sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kotawaringin Barat, Suryadi, Rabu (4/3/2026), menjelaskan bahwa sembilan venue tersebut tersebar di sejumlah titik strategis. Fasilitas yang akan dibangun antara lain lapangan bulu tangkis KONI, lapangan panahan, GOR basket, GOR sepak takraw, arena motocross, panjat tebing, rehabilitasi lapangan tenis, sarana skateboard, serta penataan kawasan Stadion Sport Center.
Khusus Stadion Sport Center, Suryadi mengungkapkan bahwa koordinasi dengan pemerintah provinsi telah dilakukan secara intensif. Pemkab Kobar telah menerima surat resmi dari Dinas PUPR Provinsi terkait penanganan lapangan sepak bola yang sudah ada, sementara penambahan fasilitas pendukung lainnya kini telah memasuki tahap kontrak setelah melalui koordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) provinsi.
Renovasi utama Stadion Sport Center menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dengan nilai anggaran sekitar Rp25 miliar. Pekerjaan tersebut meliputi perbaikan lintasan atletik, tribun penonton, hingga sistem penerangan stadion. Adapun Pemkab Kobar tetap memegang peran dalam perawatan rumput lapangan sepak bola agar tetap memenuhi standar pertandingan.
Sementara itu, untuk delapan venue lainnya yang menjadi kewenangan kabupaten, seluruh perencanaan teknis telah dirampungkan. Saat ini, Dinas PUPR Kobar telah mengajukan proses lelang fisik, dan dokumen pekerjaan telah melalui tahap review oleh kelompok kerja terkait. Kontrak pekerjaan ditargetkan mulai berjalan pada April 2026.
Guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, Pemkab Kobar juga menggandeng pihak kejaksaan dalam bentuk pendampingan hukum. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan sekaligus pengawasan, termasuk pada penataan kawasan Sport Center yang dialokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar.
Dengan pembagian peran yang jelas antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi, Suryadi optimistis seluruh pembangunan venue dapat diselesaikan tepat waktu. Ia menegaskan, kesiapan infrastruktur olahraga bukan hanya soal suksesnya penyelenggaraan Porprov, tetapi juga warisan fasilitas jangka panjang bagi pembinaan atlet dan masyarakat Kotawaringin Barat.(bob)







