MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Masjid Raya Shiratal Mustaqim di Muara Teweh, Jumat siang (1/5). Ratusan jamaah tampak khusyuk melaksanakan ibadah Shalat Jumat berjamaah yang kali ini dihadiri langsung oleh Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT.
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bnegkang Turan tersebut bukan hanya sekadar menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim, tetapi juga menjadi momentum istimewa untuk mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh agama serta masyarakat setempat.
Sejak memasuki area masjid, Bupati Shalahuddin disambut hangat oleh pengurus masjid dan sejumlah jamaah. Beliau kemudian mengambil tempat di barisan terdepan bersama para tokoh masyarakat, menunjukkan kesederhanaan dan kedekatannya dengan rakyat.
Usai menunaikan ibadah, Bupati Shalahuddin langsung didekati oleh sejumlah tokoh agama dan jamaah. Dengan ramah meladeni obrolan terkait perkembangan pembangunan daerah dan juga keluhan warga yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Bupati Shalahuddin secara aktif bertanya dan mendengarkan setiap masukan yang disampaikan.
Para tokoh agama pun dengan leluasa menyampaikan aspirasi, terutama terkait kondisi infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah masing-masing.
“Masjid ini adalah tempat yang paling tepat untuk bertukar pikiran karena semua orang datang dengan hati yang jujur dan niat yang tulus,” ujar Bupati Shalahuddin.
Para tokoh agama memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun daerah. Doa dan nasihat yang mereka panjatkan, kata Bupati, menjadi energi moral yang sangat besar bagi para pemimpin dalam menjalankan amanah pembangunan.
Masjid bukan sekadar tempat ibadah dalam arti sempit. Lebih dari itu, masjid adalah ruang silaturahmi yang paling jujur. Tidak ada kepentingan politik atau ekonomi yang membebani interaksi di dalamnya.
“Ketika kita bertemu di masjid, semua orang setara. Tidak ada jabatan, tidak ada status sosial. Yang ada hanyalah niat untuk mendekatkan diri kepada Allah dan saling mengasihi sesama. Inilah ruang silaturahmi yang paling jujur,” tegasnya.
Bupati Shalahuddin juga menyampaikan bahwa kegiatan rutin melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di berbagai masjid di Barito Utara merupakan salah satu cara untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, kebersamaan dalam ibadah memiliki daya rekat yang luar biasa terhadap persatuan masyarakat.
“Melalui kebersamaan ini, kita ingin terus mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus memperkuat tali persaudaraan antarsesama anak bangsa. Barito Utara yang maju dan harmonis hanya bisa terwujud jika kita semua bersatu,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ia juga mengungkapkan harapannya agar momentum ibadah bersama dapat menjadi wadah untuk menjaring aspirasi masyarakat.
Banyak masalah yang bisa diselesaikan jika pemerintah hadir di tengah-tengah rakyatnya, mendengar langsung keluhan mereka, lalu mencari solusi bersama.
Bupati Shalahuddin pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan serupa di masa mendatang. Ia mengatakan bahwa pembangunan fi sik semata tidak akan bermakna tanpa diimbangi dengan pembangunan spiritual dan sosial kemasyarakatan.
Di akhir perbincangannya, Bupati Shalahuddin kembali menegaskan harapan besarnya Barito Utara ke depan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, ia optimis bahwa Barito Utara akan terus melesat maju. (ren/nue/ko)







