ODGJ Meresahkan Warga Muara Teweh, DPRD Barito Utara Minta Penanganan Segera

oleh
oleh
Ketua Komisi III Dewan Perwakil Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara Dr H Tajeri
Ketua Komisi III Dewan Perwakil Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara Dr H Tajeri

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di beberapa fasilitas umum belakangan ini dinilai mulai meresahkan warga dan mengganggu ketertiban umum. Salah satunya yang terjadi di Kabupaten Barito Utara, khusunya Kota Muara Teweh.

“Kami meminta dinas terkait untuk segera mengambil tindakan nyata menyikapi maraknya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di sekitaran Kota Muara Teweh.

Sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” kata Ketua Komisi III Dewan Perwakil Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara Dr H Tajeri SE MM SH MH kepada media belum lama ini.

Menurut Tajeri, laporan dan keluhan dari masyarakat mengenai aktivitas ODGJ di jalanan kota terus meningkat. Warga merasa khawatir karena beberapa di antaranya menunjukkan perilaku yang tidak terprediksi sehingga menimbulkan rasa tidak aman bagi para pejalan kaki maupun pelaku usaha lokal.

Sebagai Ketua Komisi yang membidangi Kesejahteraan Rakyat dan Kesehatan, Tajeri menegaskan bahwa penanganan masalah sosial ini tidak boleh dibiarkan berlarutlarut.

Ia mendesak instansi vertikal seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP untuk segera melakukan sinkronisasi tindakan nyata.

Baca Juga:  Dewan Minta Batara Expo 2026 Prioritaskan UMKM Lokal untuk Dorong Ekonomi Barito Utara

“Kami meminta dinas terkait untuk segera menertibkan dan mengamankan ODGJ yang berkeliaran di area kota. Langkah ini penting agar masyarakat kembali merasa aman dan nyaman saat beraktivitas sehari-hari,” ujar H. Tajeri pada media ini (10/6).

Legislator dari Partai Gerindra ini mengingatkan agar proses penertiban di lapangan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Ia menekankan bahwa setelah diamankan, para ODGJ tersebut harus mendapatkan perawatan medis dan pemulihan psikologis yang layak di fasilitas yang memadai.

“Penanganan ini harus dilakukan secara komprehensif. Jangan hanya sekadar ditangkap lalu dilepaskan lagi, tetapi harus ada tindak lanjut medis dari dinas kesehatan dan pendampingan sosial agar mereka bisa mendapatkan perawatan yang semestinya,” tambah Tajeri.

Melalui langkah responsif ini, DPRD Barito Utara berharap wajah Kota Muara Teweh dapat kembali tertata rapi, bersih, dan aman. Pihak legislatif juga menyatakan siap mendukung dari sisi pengawasan dan penganggaran program sosial demi terciptanya ketenteraman masyarakat yang berkelanjutan. (bn/nue/ko)