PALANGKA RAYA, kaltengonline.com – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan rotasi delapan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan usai melantik delapan pejabat eselon II di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kamis (25/6).
Menurut Agustiar, rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi dan tidak berkaitan dengan penilaian buruk terhadap kinerja pejabat yang dimutasi. “Ini hanya penyegaran organisasi agar tidak orang yang sama terus-menerus menduduki jabatan tertentu. Rotasi dan mutasi merupakan hal yang biasa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugas. “Rakyat itu bos kita. Karena itu seluruh pejabat harus bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Agustiar meminta seluruh perangkat daerah mengelola anggaran sesuai aturan dan menyusun setiap program berdasarkan prioritas pembangunan daerah.
Dalam pelantikan tersebut, delapan pejabat menempati jabatan baru, di antaranya Sutoyo sebagai Kepala Bapenda, Syahfiri sebagai Kepala Bapperida, dr. H. Suyuti Syamsul sebagai Kepala BKAD, serta Adiah Chandra Sari sebagai Kepala Diskominfosantik.(bud)







