Panen Raya Kapuas Jadi Etalase Pertanian, Wiyatno Bidik Dukungan Pemerintah Pusat

oleh
oleh
Bupati Kapuas HM. Wiyatno. SP pimpin rapat pelaksanaan panen raya padi bersama Dandim 1011/ Kapuas dan Sekda Kapuas. Dr Usis I Sangkau, Senin (6/7).
Bupati Kapuas HM. Wiyatno. SP pimpin rapat pelaksanaan panen raya padi bersama Dandim 1011/ Kapuas dan Sekda Kapuas. Dr Usis I Sangkau, Senin (6/7).

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Senin (6/7), tidak hanya menjadi penanda keberhasilan musim tanam, tetapi juga dijadikan etalase untuk menunjukkan besarnya potensi pertanian Kabupaten Kapuas di hadapan pemerintah pusat.

“Melalui momentum panen raya, Pemkab Kapuas berharap dukungan pembangunan sektor pertanian terus diperkuat,” harap Bupati Kapuas HM Wiyatno.

Bupati menegaskan, panen raya bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperlihatkan kemampuan sektor pertanian Kapuas sekaligus memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan pertanian di daerah.

Panen raya tersebut mencakup lahan seluas 25.817 hektare yang tersebar di empat kecamatan, yakni Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur. Luas areal tersebut menjadi bukti besarnya potensi Kapuas sebagai salah satu penyangga ketahanan pangan di Kalimantan Tengah.

Wiyatno mengungkapkan, selama ini Kabupaten Kapuas telah menerima berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat. Bantuan itu meliputi ratusan unit traktor roda dua, 57 unit traktor roda empat, pompa air, hingga sekitar 150 unit hand sprayer.

Baca Juga:  Bupati Kapuas Minta Warga Baru PSHT Perkuat Persaudaraan dan Jadi Teladan

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil komunikasi dan sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dengan kementerian terkait. Karena itu, keberhasilan panen raya diharapkan menjadi modal untuk memperoleh dukungan lanjutan berupa mesin panen combine harvester maupun rice milling unit (RMU) guna meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian.

Ia optimistis sektor pertanian Kapuas memiliki prospek yang sangat besar. Dengan luas panen sekitar 25 ribu hektare dan produktivitas rata-rata mencapai lima ton per hektare, produksi beras dari Kapuas dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kalimantan Tengah.

Selain sektor pertanian, Wiyatno menyebut pemerintah pusat juga memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor kelautan. Melalui pembangunan tiga kawasan Kampung Nelayan di Kecamatan Kapuas Kuala yang akan dilengkapi pasar ikan, pabrik es, dan berbagai infrastruktur pendukung, diharapkan kesejahteraan masyarakat pesisir ikut meningkat seiring berkembangnya sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Kapuas. (art/ko)