Alwan menjelaskan, periode Juni hingga awal Oktober biasanya menjadi masa kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanjung Puting.
Wisatawan yang datang berasal dari berbagai negara, di antaranya Amerika Serikat, negara-negara Eropa, India, China, Jepang, serta sejumlah negara lainnya.
Informasi mengenai kendala perjalanan wisatawan tersebut, kata Alwan, diperoleh dari Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Kabupaten Kotawaringin Barat. Para pelaku usaha perjalanan turut memantau kondisi penerbangan dan perkembangan kunjungan wisatawan ke Kobar.
Tanjung Puting Jadi Destinasi Unggulan Kobar
Taman Nasional Tanjung Puting merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Kotawaringin Barat yang banyak dikenal wisatawan mancanegara. Kawasan konservasi tersebut menawarkan wisata alam dan ekowisata, termasuk pengalaman melihat orangutan di habitat alaminya.
Pemerintah daerah berharap kondisi karhutla segera terkendali sehingga asap tidak semakin meluas dan mengganggu aktivitas penerbangan maupun kunjungan wisatawan.
Perkembangan kondisi dalam dua pekan ke depan akan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memastikan aktivitas pariwisata di Tanjung Puting tetap berjalan.(bob)







