ORDIK Pascasarjana UPR 2026/2027 Tekankan Profesionalisme dan Integritas

oleh
oleh

PALANGKA RAYA, kaltengonline.com – Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar Orientasi Akademik (ORDIK) bagi 84 mahasiswa baru Program Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027, Sabtu (15/8/2026).

Sebanyak 84 mahasiswa tersebut terdiri atas 18 mahasiswa doktor (S3), 39 mahasiswa magister reguler (S2), dan 27 mahasiswa magister melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Mengusung tema “Membangun Intelektual Pascasarjana yang Profesional, Berintegritas dan Visioner Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi pembekalan awal bagi mahasiswa untuk memahami budaya akademik dan tuntutan pendidikan Pascasarjana.

Wakil Direktur Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Pascasarjana UPR, Prof. Dr. Petrus Poerwadi, M.S., yang mewakili Direktur Pascasarjana, menegaskan bahwa studi lanjut bukan sekadar melanjutkan pendidikan, tetapi juga proses pembentukan intelektual.

Mahasiswa Pascasarjana, katanya, dituntut mampu berpikir kritis, memecahkan persoalan, menjaga etika akademik, serta membangun relasi dan kolaborasi dengan dosen maupun sesama mahasiswa.

“ORDIK bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bagian penting untuk membangun budaya akademik dan academic attitude mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UPR Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU., ASEAN Eng., menekankan pentingnya kemampuan bernalar dan berpikir kritis dalam pendidikan Pascasarjana.

Menurutnya, mahasiswa perlu mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang dan tidak hanya mengandalkan hafalan. Selain kecerdasan akademik, mahasiswa juga harus memiliki simpati, empati, serta menjunjung tinggi integritas akademik dan menghindari plagiarisme.

ORDIK Pascasarjana UPR juga menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. M. Reza Prabowo, S.IP., M.P.A., dan Dr. Merty Ilona, S.P., M.Si. sebagai narasumber.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan tumbuh sebagai insan akademik yang profesional, berintegritas, dan visioner, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.(bud)