PALANGKA RAYA – Warga Kelurahan Langkai, Kota Palangka Raya, mengusulkan pembangunan tujuh sumur bor beserta mesin pompa untuk antisipasi kebakaran. Aspirasi tersebut disampaikan kepada Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh dalam kegiatan reses perseorangan, Senin (24/8/2026).
Usulan sumur bor berasal dari sejumlah RT dan RW. Warga menilai ketersediaan sumber air penting untuk mendukung penanganan awal apabila terjadi kebakaran di lingkungan permukiman.
Ketua RW 17 Langkai kawasan Tugu Soekarno atau belakang PDAM, Bambang, mengusulkan dua titik sumur bor. Menurutnya, sumber air yang tersedia saat ini telah berusia sekitar lima hingga enam tahun sehingga membutuhkan perhatian.
Sementara warga RT 01/RW 08 kawasan belakang Alin Foto, Jamalun, mengusulkan tiga titik sumur bor. Di wilayah tersebut, sarana serupa belum tersedia sehingga warga membutuhkan sumber air untuk menghadapi kondisi darurat.
Ketua RT 01/RW 13 Langkai, Safi’i, turut mengusulkan dua titik sumur bor di Gang Buntu. Dengan demikian, total usulan warga mencapai tujuh titik sumur bor.
Ketua DPW Partai NasDem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh mengatakan ketersediaan sumber air merupakan bagian penting dalam kesiapsiagaan menghadapi kebakaran.
“Usulan sumur bor dan mesin yang disampaikan warga merupakan kebutuhan yang berkaitan langsung dengan keselamatan lingkungan,” kata Faridawaty.







