Karhutla Kobar Belum Mereda, Pemkab Perkuat Siaga 24 Jam

oleh
oleh

Selain pemadaman, Pemkab Kobar memperkuat perlindungan masyarakat dari dampak asap. Dinas Kesehatan menyalurkan 2.000 masker melalui BAZNAS Kobar, terutama untuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Dapur umum Dinas Sosial bersama Satpol PP juga terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan makanan petugas di posko dan lokasi pemadaman. BPBD turut memperluas dukungan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Keselamatan petugas menjadi perhatian setelah relawan pemadam kebakaran, Ahmadin alias Itam Madin, meninggal dunia pada 30 Agustus 2026 setelah mengalami sesak napas saat bertugas.

Pemkab Kobar kini menyiagakan tim medis di lokasi aktif, menerapkan rotasi kerja untuk mencegah kelelahan, serta menambah perlengkapan perlindungan seperti masker dan tabung oksigen portabel.

Nurhidayah mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat asap pekat dan segera melaporkan jika menemukan titik api.

Pemkab Kobar memastikan kesiapsiagaan akan terus diperkuat selama ancaman karhutla masih ada. Sinergi pemerintah, aparat, relawan dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penanganan serta menekan dampak kabut asap.(bob)