El Nino Tak Surutkan Semangat Petani, KTH Meniti Fajar Sukses Kembangkan Melon di KM 24

oleh
oleh

Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Meniti Fajar, Sarwani, turut mendorong pengembangan pertanian melon yang dilakukan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat memanfaatkan lahan sekaligus mengembangkan potensi pertanian lokal.

Yaumil menambahkan, yang membuat dirinya semakin bangga adalah sebagian besar proses budidaya tersebut dilakukan oleh penduduk lokal. Mereka tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga terlibat langsung dalam mengelola lahan dan merawat tanaman hingga masa panen.

“Yang lebih membanggakan, hampir semua proses ini dilakukan oleh rata-rata penduduk lokal setempat. Mereka menunjukkan bahwa masyarakat mampu belajar, beradaptasi dan mengikuti perkembangan,” jelasnya.

Di tengah tantangan cuaca kering dan fenomena El Nino, keberadaan kelompok tani seperti Meniti Fajar diharapkan dapat menjadi contoh bahwa sektor pertanian tetap bisa dikembangkan melalui ketekunan, kerja sama dan kemampuan masyarakat menyesuaikan pola budidaya dengan kondisi lingkungan.(bob)