Induk dan Bayi Orangutan Dievakuasi dari Lahan Terbakar

oleh
oleh

Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Setelah dibius, tubuh Sari masih tersangkut di atas pohon dalam kondisi tertidur. Salah seorang staf BKSDA kemudian memanjat pohon untuk membantu melepaskan induk orangutan tersebut.

Setelah berhasil dievakuasi, Sari dan anaknya dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan keduanya setelah berada di kawasan yang terdampak kebakaran.

“Selanjutnya akan dilakukan pengujian laboratorium dan pemeriksaan lebih lanjut di OCCQ,” kata Handi, Jumat (18/9/2026).

Pemeriksaan akan dilakukan di Orangutan Care Center and Quarantine (OCCQ). Dalam proses penyelamatan, BKSDA menurunkan dokter hewan Yudik Rizky dan Mujali. Sementara dari OFI turut membantu dokter hewan Rani, Rio, dan Sigit.

Handi mengatakan, penyelamatan tersebut dilakukan setelah adanya laporan masyarakat mengenai keberadaan orangutan di kawasan terbakar. Temuan induk dan bayinya kemudian ditindaklanjuti dengan evakuasi untuk memastikan keduanya mendapat pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.(bob)