PALANGKA RAYA, kaltengonline.com – Pemerintah pusat menyiapkan tambahan dukungan anggaran sebesar Rp760 miliar untuk tujuh provinsi dalam memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dari total anggaran tersebut, Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat dukungan sekitar Rp40 miliar untuk penanganan karhutla. Anggaran itu berada di luar bantuan peralatan yang digunakan untuk mendukung proses pemadaman.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, tambahan anggaran tersebut dialokasikan melalui tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT). Pemerintah daerah diminta segera memanfaatkannya untuk mempercepat penanganan karhutla.
“Sudah disetujui anggaran dukungan untuk tujuh provinsi, kabupaten, kota tambahan belanja tidak terduga sebanyak Rp760 miliar,” ujar Tito dalam rapat koordinasi penanganan karhutla secara virtual, Selasa (15/9).
Tito juga meminta kepala daerah tidak menjadikan persoalan administrasi sebagai alasan untuk menunda penanganan karhutla. Pemerintah daerah diminta menyiapkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai dasar penggunaan tambahan BTT.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan daerahnya telah memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp40 miliar. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat penanganan karhutla di Kalteng.
“Yang kita dapat Rp40 miliar selain dari peralatan pendukung untuk membantu pemadaman karhutla,” kata Agustiar setelah menyerahkan bantuan sosial berupa 4.000 paket sembako di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Istana Isen Mulang, Kamis (17/9).
Agustiar mengatakan, penanganan karhutla di Kalteng terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian kebakaran.
“Kita terus berkolaborasi, semua pihak terus berusaha untuk membantu memadamkan api, jadi kita doakan saja agar karhutla ini segera padam,” tegasnya.(ko)






