Hadirkan Ulama Hadramaut, Bupati Ajak Warga Perkuat Ukhuwah

oleh
oleh
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT memberikan sambutan pada agenda Kuliah Subuh bersama ulama asal Hadramaut, Al Munshif Al Habib Abdul Rahman bin Muhammad As Segaf, di Masjid Jami, Muara Teweh, Sabtu (19/9) subuh.
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT memberikan sambutan pada agenda Kuliah Subuh bersama ulama asal Hadramaut, Al Munshif Al Habib Abdul Rahman bin Muhammad As Segaf, di Masjid Jami, Muara Teweh, Sabtu (19/9) subuh.

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara terus berupaya mengokohkan nilai-nilai keagamaan dan kerukunan, sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis.

Komitmen ini tecermin, dalam agenda Kuliah Subuh bersama ulama asal Seiwun, Hadramaut, yakni Al Munshif Al Habib Abdul Rahman bin Muhammad As Segaf, di Masjid Jami, Muara Teweh, Sabtu (19/9) subuh.

Majelis spiritual tersebut dihadiri Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT, dengan didampingi Sekretaris Daerah, Drs Muhlis, serta Kapolres Barito Utara, AKBP Irnanda Oktora SIK MIK. Kehadiran jajaran pucuk pimpinan daerah ini, menjadi wujud nyata dukungan pemerintah, terhadap syiar agama sekaligus ikhtiar merawat kedekatan dengan seluruh elemen warga.

Suasana subuh yang khusyuk makin menambah makna kegiatan sebagai pengingat akan pentingnya keseimbangan nilai spiritual. Momentum Kuliah Subuh ini, sekaligus dimanfaatkan sebagai sarana strategis bagi warga setempat untuk memupuk keimanan, ukhuwah islamiah, serta mempererat tali silaturahmi.

Dalam sambutannya, Shalahuddin mengutarakan, rasa syukur mendalam atas kehadiran Al Habib Abdul Rahman di tengah masyarakat Barito Utara. Kehadiran ulama kharismatik tersebut, diharapkan mampu membawa keberkahan, kesejukan, serta tuntunan moral bagi seluruh warga.

“Melalui kehadiran beliau, kita sangat berharap daerah ini senantiasa dilimpahi rahmat dan keberkahan. Agenda ini juga menjadi ruang muhasabah untuk terus mendongkrak keimanan serta ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tutur Shalahuddin.

Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Barito Utara ini berpesan, agar seluruh tausiah dan nasihat yang disampaikan dapat diserap menjadi bekal dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia menilai, siraman rohani sangat krusial untuk membentengi harmoni dan interaksi sosial masyarakat.

“Semoga apa yang beliau sampaikan dapat menjadi lentera tuntunan bagi kita dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan bekal spiritualitas yang kuat, kita bisa terus menjaga persatuan, kerukunan, serta merawat kehidupan bermasyarakat yang penuh berkah,” pungkasnya. (ren/ko)