Bupati Barito Utara Kawal Pelebaran Jalan, Instruksikan Pendekatan Humanis

oleh
oleh
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT meninjau langsung progres pelebaran jalan di kawasan Kota Muara Teweh, Minggu (4/10).
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT meninjau langsung progres pelebaran jalan di kawasan Kota Muara Teweh, Minggu (4/10).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT bersama Wakil Bupati, Felix Sonadie Y Tingan AMd, Sekretaris Daerah, Drs Muhlis, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau langsung pelaksanaan pelebaran jalan, di kawasan Kota Muara Teweh, Minggu (4/10). Langkah turun ke lapangan ini, menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan fisik, agar berjalan presisi sesuai target perencanaan.

Kehadiran unsur pimpinan tertinggi di lokasi proyek, bukan sekadar rutinitas pemantauan, melainkan upaya proaktif merespons dinamika di lapangan. Shalahuddin menegaskan, kepemimpinan yang efektif menuntut kepala daerah untuk hadir melihat persoalan dan mengeksekusi solusi secara langsung.

“Saya ingin memastikan sendiri bahwa pekerjaan ini berjalan sesuai rencana. Jangan sampai ada masalah di lapangan yang dibiarkan berlarut-larut. Setiap kendala harus segera dicarikan solusinya hari ini juga,” tegas Bupati Shalahuddin di sela-sela peninjauannya.

Secara khusus, bupati memberikan, instruksi tegas kepada jajaran terkait untuk segera menyinkronkan pekerjaan dengan para pengelola utilitas umum, seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), PT PLN, dan PT Telkom. Sinergi lintas instansi ini dinilai sangat krusial agar alat berat bisa bekerja maksimal tanpa terhalang jaringan pipa maupun kabel.

“Persoalan dengan PDAM, PLN, dan Telkom harus segera dikoordinasikan. Jangan sampai keterlambatan penanganan utilitas justru menjadi faktor penghambat pekerjaan fisik. Saya minta semua pihak bergerak cepat dan solutif,” urainya.

Tak hanya urusan teknis konstruksi, bupati juga menaruh perhatian besar pada aspek sosial masyarakat. Ia meminta aparat pemerintah mengedepankan komunikasi yang intensif, terbuka, dan persuasif kepada warga, khususnya para pemilik bangunan maupun lahan yang terdampak langsung oleh pelebaran jalan.

“Pendekatan kepada masyarakat mutlak harus humanis. Dengarkan keluhan mereka, jelaskan besarnya manfaat dari pembangunan ini, dan pastikan hak-hak mereka dihormati. Jangan pernah ada kesan pemerintah bekerja tanpa sudi mendengar aspirasi rakyat,” pesannya.

Melalui pengawasan melekat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara berharap proyek pelebaran jalan di pusat Kota Muara Teweh dapat rampung tepat waktu. Tuntasnya infrastruktur ini kelak diproyeksikan mampu mengurai kepadatan arus lalu lintas sekaligus mendongkrak perputaran ekonomi lokal.

“Barito Utara harus terus bergerak maju. Pembangunan wajib berjalan, dan kepemimpinan akan selalu hadir untuk memastikan semuanya tereksekusi dengan baik. Ini adalah komitmen teguh kami untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Shalahuddin. (ren/ko)