Seminar Nasional Sains dan Teknologi ke-8 FMIPA UPR Hadirkan Pakar dari Tiga Negara

oleh
oleh

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Palangka Raya (FMIPA UPR) menggelar Seminar Nasional Sains dan Teknologi ke-8 Tahun 2026, Senin (12/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan akademisi, peneliti, dan praktisi industri dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Korea Selatan.


Seminar yang berlangsung secara hybrid di Aula Rahan Rektorat UPR dan ruang kuliah FMIPA UPR tersebut mengusung tema “Kolaborasi Inovasi Sains dan Teknologi Berbasis Sumber Daya Alam dan Potensi Lokal untuk Transformasi Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045”.


Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk mendorong riset dan inovasi berbasis sumber daya alam serta potensi lokal. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan solusi bagi berbagai persoalan nyata.


Pembukaan seminar dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UPR, Dr. Nataliana Asi, M.A., yang mewakili Rektor UPR.


Dalam sambutannya, Nataliana mengapresiasi FMIPA UPR yang konsisten menyelenggarakan seminar nasional hingga memasuki tahun kedelapan.

Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tersebut menunjukkan kapasitas sivitas akademika FMIPA dalam menyelenggarakan forum ilmiah berskala besar.


Ia berharap seminar ini menghasilkan gagasan dan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, kegiatan tahunan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi terjalinnya kemitraan strategis yang saling menguntungkan antara UPR dan berbagai mitra.


Rektor UPR periode 2026–2030, Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., juga hadir memberikan dukungan terhadap pelaksanaan seminar.

Di sela-sela agendanya, ia berdialog dengan pimpinan FMIPA, panitia penyelenggara, dan peserta.


Seminar Nasional FMIPA UPR Diikuti 115 Peserta
Ketua Panitia Pelaksana, Reny Rosalina, Ph.D., menyampaikan bahwa seminar tahun ini diikuti 115 peserta. Jumlah tersebut terdiri atas 105 pemakalah dan 10 peserta nonpemakalah.
Peserta berasal dari berbagai institusi dan wilayah. Sebanyak 104 peserta berasal dari Indonesia yang mewakili 14 provinsi dan 21 institusi, sedangkan 11 peserta lainnya berasal dari Malaysia.


Panitia juga menerima 105 abstrak, yang terdiri atas 72 abstrak untuk presentasi dan 33 naskah lengkap atau full paper.

Peserta berasal dari beragam kalangan, mulai dari mahasiswa sarjana dan pascasarjana, dosen, peneliti, profesional, hingga praktisi umum.
Hadirkan Pakar Nasional dan Internasional
Seminar Nasional Sains dan Teknologi ke-8 FMIPA UPR menghadirkan sejumlah pakar dari berbagai bidang keilmuan melalui sesi keynote speaker dan invited speaker.


Sesi keynote speaker menghadirkan Aep Patah, Ph.D., Dekan FMIPA Institut Teknologi Bandung; Dr. Adventus Panda, S.Si., M.Si., dari Program Studi Biologi FMIPA UPR; serta Assoc. Prof. Ir. Ts. Dr. Nur Hasimah Alias dari Universiti Teknologi MARA, Shah Alam, Malaysia.


Seminar ini juga menghadirkan praktisi industri, Arivian Rahmadian Wimulya, yang menjabat sebagai Officer Management Development PT Asmin Bara Bronang.


Sementara itu, sesi invited speaker menghadirkan Dr. David Nugroho dari Department of Integrated Science, Faculty of Science, Khon Kaen University, Thailand; Dr. Indra Memdi Khoris dari Research Institute of Materials Chemistry, Chungnam National University, Korea Selatan; Dr. apt. Mohammad Rizki Fadhil Pratama, S.Farm., M.Si., dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya; serta Retno Agnestia, S.Si., M.Sc., Ph.D., dari Program Studi Kimia FMIPA UPR.
Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan memperkaya pertukaran pengetahuan, memperluas jejaring akademik internasional, serta membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi, peneliti, dan sektor industri.


Didukung Turangga Resources Sejak 2018
Panitia pelaksana menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UPR dan FMIPA atas arahan serta dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.


Apresiasi juga diberikan kepada Turangga Resources yang menaungi PT Asmin Bara Bronang, PT Suprabari Mapanindo Mineral, dan PT Telen Orbit Prima. Ketiga perusahaan tersebut disebut konsisten menjadi sponsor utama seminar sejak 2018.


Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pemaparan materi utama, presentasi makalah, dan diskusi ilmiah. Melalui kegiatan ini, FMIPA UPR berharap seminar tidak hanya menjadi wadah diseminasi hasil penelitian, tetapi juga mendorong lahirnya gagasan dan inovasi berkelanjutan.


Kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan praktisi diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan sumber daya alam dan potensi lokal melalui pengembangan sains dan teknologi, sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. (Ko)