KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap mendapat porsi anggaran pembangunan yang lebih proporsional dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Terutama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, memperkuat sektor pertanian, serta meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Kapuas H. M. Wiyatno saat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (21/10). Dalam pertemuan itu, Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Wiyatno menegaskan, dukungan anggaran dari pemerintah provinsi sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Terlebih, Kabupaten Kapuas memiliki wilayah cukup luas dengan kebutuhan infrastruktur yang beragam, termasuk di kawasan pedalaman dan pesisir.
“Harapan kami, dukungan APBD Provinsi Kalimantan Tengah untuk Kabupaten Kapuas dapat lebih proporsional, sehingga kebutuhan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan dan sektor pertanian, dapat didukung secara optimal,” ungkap Wiyatno.
Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Masyarakat yang tinggal di daerah terpencil juga harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk menikmati infrastruktur memadai dan pelayanan publik berkualitas.
Karena itu, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi menjadi kunci dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan tersebut. Apalagi, Pemerintah Kabupaten Kapuas selama ini terus berupaya mendukung program strategis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Selain membahas pemerataan pembangunan, pertemuan tersebut juga menyoroti upaya meningkatkan pendapatan daerah. Optimalisasi sumber penerimaan dinilai penting agar pemerintah memiliki ruang fiskal lebih besar untuk membiayai berbagai program pembangunan.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Muhajirin menyambut baik berbagai aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Pihaknya berkomitmen membawa persoalan tersebut untuk dikoordinasikan dengan komisi terkait sesuai bidang masing-masing.
“Terkait apa yang disampaikan Bupati Kapuas, tentu akan kami catat dan koordinasikan dengan komisi-komisi terkait sesuai bidangnya,” ujar Muhajirin.
Ia menjelaskan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) membutuhkan kerja sama yang lebih erat antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Sejumlah potensi penerimaan dinilai masih perlu dioptimalkan, mulai dari pajak kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak alat berat, hingga penerimaan yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan besar.
“Untuk peningkatan PAD, kita perlu memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten, termasuk dalam optimalisasi pajak kendaraan bermotor, pajak air permukaan, dan pajak alat berat,” tegasnya.
Tak hanya persoalan anggaran dan pendapatan, pembahasan juga menyentuh rencana penataan aset Bank Kalteng yang berkaitan dengan pengembangan Rumah Sakit Kabupaten Kapuas.
Salah satu rencana yang mengemuka adalah pembangunan kantor baru Bank Kalteng. Sementara itu, bangunan lama direncanakan dapat dimanfaatkan untuk menunjang fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk kebutuhan tempat tinggal dokter spesialis.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung penguatan layanan kesehatan di Kabupaten Kapuas, sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan medis yang memadai.
Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap aspirasi pembangunan daerah mendapat perhatian serius di tingkat provinsi. Dengan koordinasi yang semakin solid, peningkatan pendapatan daerah diharapkan berjalan beriringan dengan percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. (art/ko)






