Saiful Sebut Pasar Ramadan Motor Penggerak Ekonomi UMKM Katingan

oleh
Bupati Katingan Saiful, ketika membuka pasar ramadan 1447 H di eks Kantor Kecamatan Katingan Hilir, Kamis (19/2).
Bupati Katingan Saiful, ketika membuka pasar ramadan 1447 H di eks Kantor Kecamatan Katingan Hilir, Kamis (19/2).

KASONGAN, Kaltengonline.com – Momentum bulan suci ramadan, dimanfaatkan banyak warga untuk membuka usaha, menyediakan berbagai macam menu berbuka puasa. Melalui pasar ramadan ini, dinilai akan menjadi motor penggerak ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Katingan. Hal ini disampaikan Bupati Katingan Saiful, ketika membuka kegiatan pasar ramadan di eks Kantor Kecamatan Katingan Hilir Jalan Revolusi Kasongan, Kamis (19/2) sore.

Dalam sambutannya Bupati Saiful menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menyediakan wadah bagi pedagang lokal agar dapat meningkatkan pendapatan selama bulan suci. “Pasar ramadan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wadah strategis untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Kami ingin pelaku UMKM memiliki peluang lebih luas dalam menjangkau konsumen,” ujar Saiful di sela-sela peresmian.

Selain aspek ekonomi, Bupati juga memberikan perhatian khusus pada kualitas produk yang dipasarkan. Dia mengimbau seluruh pedagang untuk konsisten menjaga kebersihan dan keamanan pangan. Hal ini dilakukan demi menjamin kesehatan masyarakat yang menunaikan ibadah puasa. Terkait isu daya beli, Saiful menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan di area pasar tersebut. “Kami menekankan agar harga tetap terjangkau. Jangan sampai memberatkan masyarakat. Sehingga semangat berbagi dan kebersamaan di bulan ramadan tetap terjaga,” tambahnya.

Baca Juga:  Bupati Katingan Pantau Harga  Bahan Pokok

Pasar ramadan tahun ini menyajikan variasi kuliner yang beragam, mulai dari panganan khas daerah, aneka takjil, hingga makanan siap saji. Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme tinggi dari warga yang mulai memadati lokasi sejak sore hari. Untuk memastikan keamanan konsumen, Pemerintah Kabupaten Katingan melalui instansi terkait dipastikan akan melakukan pengawasan rutin terhadap produk yang dijual. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada bahan berbahaya yang terkandung dalam konsumsi publik. Dengan dibukanya pusat kuliner musiman ini, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap perputaran ekonomi lokal meningkat signifikan, sekaligus menciptakan suasana ramadan yang tertib, aman, dan penuh keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat Katingan. (eri/ko)