PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Di tengah upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa kebersihan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan cerminan kepedulian, tanggung jawab, dan karakter bersama.
Pasalnya, belum lama ini ia turun langsung ke lapangan membersihkan sekitar kawasan Bundaran Besar depan Istana Isen Mulang. Hal tersebut menunjukkan, kehadiran pemimpin di tengah masyarakat bukan hanya simbolik, tetapi harus memberi contoh nyata agar pesan yang disampaikan benar-benar sampai dan diikuti.
“Kebersihan itu bukan hanya tugas petugas kebersihan atau pemerintah. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya belum lama ini.
Ia menilai, aksi sederhana seperti memungut sampah, menjaga lingkungan sekitar, dan tidak membuang sampah sembarangan memiliki makna besar dalam membangun budaya bersih. Keteladanan tersebut, lanjutnya, jauh lebih efektif daripada sekadar imbauan atau instruksi tertulis.
Gubernur juga menekankan bahwa kebersihan lingkungan memiliki dampak luas, tidak hanya pada estetika kota, tetapi juga pada kesehatan masyarakat, kenyamanan hidup, serta citra daerah. Lingkungan yang bersih, menurutnya, mencerminkan masyarakat yang tertib, peduli, dan memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi.
Lebih jauh, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari aparatur pemerintah, pelajar, komunitas, hingga warga di tingkat rukun tetangga untuk menjadikan kebersihan sebagai gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Kalau kita mulai dari diri sendiri, dari rumah, dari lingkungan terdekat, dan dilakukan bersama-sama, maka kebersihan bukan lagi beban, melainkan budaya,” katanya.
Ia juga meminta jajaran pemerintah daerah untuk tidak hanya mengandalkan program, tetapi aktif membangun kesadaran masyarakat melalui pendekatan persuasif dan keteladanan. Menurutnya, pembangunan fisik harus sejalan dengan pembangunan karakter dan perilaku masyarakat.
Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi Kalteng berharap tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus memperkuat rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga daerah sebagai rumah bersama. (ovi/ko)

