Pj Sekda Kotim Puji Semangat Berbagi PWRI dalam Gema Ramadan

oleh
Pj Sekda Kotim, Umar Kaderi, saat memberikan sambutan pada Kegiatan Gema Ramadan yang digelar PWRI Kabupaten Kotim, Jumat (6/3).
Pj Sekda Kotim, Umar Kaderi, saat memberikan sambutan pada Kegiatan Gema Ramadan yang digelar PWRI Kabupaten Kotim, Jumat (6/3).

SAMPIT, Kaltengonline.com – Kegiatan Gema Ramadan yang digelar Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai spiritual para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Acara yang berlangsung di Sekretariat PWRI Kotim tersebut dirangkai dengan peringatan Nuzulul Quran dan diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari khotmil Quran, tausiah, hingga buka puasa bersama.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim, Umar Kaderi, mengapresiasi inisiatif PWRI Kotim dalam menyelenggarakan kegiatan yang dinilai membawa manfaat spiritual sekaligus sosial bagi para anggotanya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi PWRIKotim. Momentum Ramadan seperti ini sangat baik untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Umar Kaderi, Jumat (6/3).

Ia menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran hendaknya tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan di pertengahan bulan Ramadan tersebut juga memiliki makna penting dalam menjaga kebersamaan serta memperkuat ikatan kekeluargaan di kalangan para pensiunan ASN.

“Kita berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah islamiyah di lingkungan PWRI. Apalagi diisi dengan berbagai ibadah serta kegiatan sosial seperti Fahmil Quran dan pemberian santunan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, PWRI Kotim juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial para anggota terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Umar menilai langkah tersebut mencerminkan bahwa para pensiunan ASN tetap memiliki semangat untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat meskipun telah memasuki masa purnatugas.

“Kepedulian sosial seperti ini patut dipertahankan. PWRI bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh berkah,” tuturnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kotim memandang anggota PWRI sebagai sosok yang memiliki pengalaman panjang serta kebijaksanaan yang dapat menjadi inspirasi dan masukan berharga bagi pembangunan daerah.

“Para anggota PWRI memiliki pengalaman yang sangat berharga selama masa pengabdian mereka. Kami sangat terbuka terhadap saran dan pemikiran dari para senior demi kemajuan Kotim,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWRI Kotim, Sugian Noor, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Gema Ramadan yang kini memasuki tahun kedua. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme anggota pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah tahun ini jumlah peserta yang hadir lebih banyak, termasuk keterlibatan ibu-ibu PWRI yang mengikuti kegiatan khotmil Quran,” kata Sugian Noor.

Ia menjelaskan, jumlah anggota dan pengurus PWRI Kotim saat ini mencapai sekitar 300 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 250 orang diperkirakan hadir dalam kegiatan tersebut, sementara sebagian lainnya berhalangan karena faktor kesehatan maupun jarak tempat tinggal yang cukup jauh. Ke depan, pihaknya berharap kegiatan sosial PWRI dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Jika saat ini kami baru dapat memberikan santunan kepada anak yatim, ke depan kami berharap bisa memperluas bantuan kepada kaum dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya.(bah/ko)