Fairid: Pemuda Harus Jadi Agen Perubahan di Kalteng

oleh
oleh
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat menjadi narasumber pada malam puncak Baitul Arqam Madya (BAM) Pemuda Muhammadiyah Kalteng di Kedai Kopi Joss, Sabtu (2/5).
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat menjadi narasumber pada malam puncak Baitul Arqam Madya (BAM) Pemuda Muhammadiyah Kalteng di Kedai Kopi Joss, Sabtu (2/5).

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Komitmen mencetak kader unggul dan berintegritas menjadi sorotan dalam malam puncak Baitul Arqam Madya (BAM) Pemuda Muhammadiyah Kalteng. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin sebagai narasumber.

Bertindak sebagai pembicara Fairid memberikan motivasi kepada jajaran kader, Sabtu (2/5). Kegiatan yang berlangsung di Kopi Jos tersebut menjadi penutup rangkaian pengkaderan tingkat menengah yang telah dilaksanakan sejak 1 Mei 2026.

Mengusung tema “Penguatan Ideologi Gerakan dan Kepemimpinan, Mewujudkan Pembangunan Kalimantan Tengah Berkelanjutan”, kegiatan ini diikuti kader Pemuda Muhammadiyah dari berbagai daerah di Kalteng.

Dalam kesempatan tersebut, Fairid mengapresiasi komitmen Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kalimantan Tengah dalam mencetak kader-kader unggul yang memiliki militansi dan integritas.

Ia menegaskan, pemuda memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Karena itu, para kader diharapkan tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu berkontribusi nyata di berbagai sektor.

Baca Juga:  Wali Kota Palangka Raya Tegaskan Komitmen Bangun Pendidikan Inklusif di Hardiknas 2026

“Pemuda Muhammadiyah jangan hanya menjadi penonton. Kalian harus mampu membaca perubahan zaman, memiliki integritas, dan hadir sebagai bagian dari solusi atas tantangan sosial-ekonomi di tengah masyarakat, khususnya di Kota Palangka Raya,” ujar Fairid.

Ia juga mendorong para kader untuk mengambil peran dalam sektor strategis, mulai dari politik kebangsaan hingga penguatan ekonomi melalui kewirausahaan.

“Pemuda harus tampil sebagai agen perubahan dan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan. Peran ini penting untuk memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Dandim 1016 Palangka Raya, serta jajaran pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader muda yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di Kalimantan Tengah. (ham/ans/ko)