Ledakan Keras Disusul Kobaran Api, Warung di KM 12 Pangkalan Bun Hangus Terbakar

oleh
oleh

Pangkalan Bun, Kaltengonline.com – Suasana malam di Jalan A. Yani RT 34 KM 12, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Sabtu (23/5/2026), mendadak mencekam. Warga dikejutkan dengan suara ledakan keras yang berasal dari sebuah warung milik Abdul Rahman. Tidak lama setelah suara itu terdengar, kobaran api langsung membesar dan melalap bangunan warung hingga membuat warga panik berhamburan keluar rumah.

Menurut keterangan warga sekitar, ledakan terdengar cukup kuat sekitar pukul 19.00 WIB. Beberapa warga yang berada tidak jauh dari lokasi langsung keluar untuk mencari sumber suara dan mendapati api sudah membakar bagian warung. Dalam waktu singkat, kobaran api semakin membesar dan memunculkan kepulan asap tebal di sekitar lokasi kejadian.

Laporan kebakaran kemudian diterima Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat melalui sambungan WhatsApp. Mendapat informasi tersebut, Regu 2 piket siang langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam, yakni unit 08, unit 013, dan unit 015.

Baca Juga:  Danlanud Iskandar dan KONI Kobar Kompak Perkuat Panahan Bidik Emas Porprov XIII 2026

Petugas tiba di lokasi dengan response time sekitar 15 menit. Setibanya di lokasi, personel Damkar bersama unsur gabungan langsung berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar warung yang terbakar. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pengecekan untuk memastikan situasi benar-benar aman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, mengatakan proses penanganan berjalan cepat berkat koordinasi seluruh personel di lapangan. Dalam penanganan kebakaran itu, Damkar Kobar turut dibantu BPBD, PMI Kotawaringin Barat, serta Balakar Huma Singgah Itah.

Akibat kejadian tersebut, satu unit warung mengalami rusak berat. Hingga laporan sementara dibuat, penyebab pasti ledakan yang memicu kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Setelah kondisi dinyatakan aman dan tidak ditemukan lagi titik api, seluruh personel kembali ke Mako Damkar untuk melakukan evaluasi penanganan. (ko)