MUARA TEWEH , Kaltengonline.com – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj Nety Herawati, mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Barito Utara yang terus berkoordinasi dan turun langsung ke lapangan. Langkah ini dinilai sangat baik untuk menyerap aspirasi serta mengidentifikasi berbagai persoalan pendidikan di wilayah kecamatan, termasuk daerah terpencil.
Dirinya juga menanggapi positif kegiatan rapat koordinasi bidang pendidikan yang telah dilaksanakan Disdik di sejumlah kecamatan sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Menurut politisi Partai Nasdem ini, pendekatan langsung ke sekolah-sekolah merupakan strategi yang tepat untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Melalui dialog langsung, pemerintah dapat memahami tantangan nyata yang dihadapi oleh dunia pendidikan dan mencari solusi terbaik.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Dinas Pendidikan yang turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk berdialog dengan kepala sekolah, pengawas, dan para tenaga pendidik. Dengan cara seperti ini, berbagai persoalan yang dihadapi sekolah dapat diketahui secara langsung sehingga penanganannya dapat lebih tepat sasaran,” katanya, Senin (8/6).
Ia menilai forum koordinasi tingkat kecamatan menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan pihak sekolah. Wadah ini sangat efektif untuk menyampaikan kebutuhan sarana prasarana, keterbatasan tenaga pendidik, serta isu pemerataan kualitas pendidikan di wilayah pedalaman.
“Pendidikan yang berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh anak-anak Barito Utara tanpa terkecuali, baik yang berada di pusat kota maupun di daerah pedalaman. Karena itu, aspirasi yang disampaikan sekolah-sekolah harus menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan kebijakan pendidikan ke depan,” ujarnya.
Sebagai mitra kerja pemerintah, Komisi I DPRD Barito Utara berkomitmen penuh mendukung program peningkatan mutu pendidikan melalui fungsi penganggaran dan pengawasan. Nety berharap sinergi antara pemerintah, DPRD, sekolah, dan masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan pendidikan yang merata dan berdaya saing. (bn/nue/ko)







