Keterbatasan Armada Tangki Hambat Distribusi Air Bersih ke Wilayah Selatan Kotim

oleh
oleh
Wakil Bupati Kotim Irawati. Melihat langsung penyaluran air bersih di salah satu desa di Kecamatan Teluk Sampit, Rabu (22/7).
Wakil Bupati Kotim Irawati. Melihat langsung penyaluran air bersih di salah satu desa di Kecamatan Teluk Sampit, Rabu (22/7).

SAMPIT, Kaltengonline.com – Keterbatasan armada mobil tangki masih menjadi tantangan dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kondisi tersebut mendapat perhatian Wakil Bupati Kotim Irawati saat meninjau langsung penyaluran bantuan air bersih di Kecamatan Teluk Sampit, Rabu (22/7).

Dalam setiap pendistribusian, pemerintah menyalurkan sekitar 5.000 liter air bersih kepada masyarakat. Namun, jumlah armada yang terbatas membuat proses penyaluran belum dapat dilakukan secara maksimal karena kendaraan harus bolak-balik untuk memenuhi kebutuhan warga di sejumlah lokasi.

“Di lapangan, saya melihat masih ada kendala berupa keterbatasan armada mobil tangki. Kendaraan harus bolak-balik untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” kata Irawati.

Ia menjelaskan, minimnya jumlah mobil tangki berdampak langsung terhadap waktu pelayanan. Setiap armada harus melakukan perjalanan berulang kali untuk mengangkut sekaligus mendistribusikan air bersih ke titik-titik yang membutuhkan.

Meski demikian, pemerintah daerah terus berupaya memastikan distribusi air bersih tetap berjalan agar kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekurangan air dapat terpenuhi. Bantuan tersebut diharapkan menjadi solusi sementara bagi warga yang kesulitan memperoleh air bersih, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun konsumsi.

Irawati juga mengapresiasi Perumdam Tirta Mentaya yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat selama musim kemarau. Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim turut membantu proses pendistribusian air bersih, khususnya bagi warga di wilayah Samuda.

“Sinergi lintas perangkat daerah seperti ini menjadi wujud nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap penyaluran air bersih dapat terus dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi. Menurutnya, koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat agar distribusi air dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan merata.

Irawati juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air bantuan secara bijaksana sesuai kebutuhan, sehingga pasokan yang disalurkan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh lebih banyak warga yang membutuhkan.

“Saya juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bantuan secara bijak dan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, ketersediaan air yang disalurkan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirasakan lebih banyak warga yang membutuhkan,” tutupnya. (ko)